Waspadalah buat Anda pemelihara kucing. Hewan yang gemar berburu malam hari ini punya amdil menularkan toksoplasma. Selama ini, toksoplasma dikenal menyebabkan masalah pada janin yang masih ada di perut ibu. Kala sang ibu terinfeksi, bisa menyebabkan kelainan pada bayi. Misalnya tuli, cacat mental, atau buta.
Toxoplasma gondii oocysts termasuk jenis kuman yang tahan banting. Misalnya, saat bakteri ini terbawa ke air laut melalui perantaraan kucing, dia bisa hinggap di kerang dan menginfeksi binatang lain – seperti anjing laut – yang memakan kerang itu. Tidak terkecuali manusia, tokso pun bisa menular lewat kerang terinfeksi yang dikonsumsi.
Terkait kucing, dia bisa mengeluarkan 100 juta oocysts lewat tinja yang dikeluarkannya. Tidak sulit bagi makhluk hidup seukuran telur yang sangat kecil itu untuk menginfeksi manusia. Dengan satu oocysts saja sudah mampu menimbulkan toxoplasma gondii.
Sementara itu, peneliti dari National Institute of Health, Michael Grigg, mengatakan, ada bentuk baru dari toxoplasma gondii. Oleh peneliti disebut tipe X, yang merupakan kombinasi strains tipe II dan strain unik dari parasit. Masalahnya, tipe X cukup kebal terhadap ultraviolet dan pemutih klorin.
“Hanya pembekuan atau pemanasan bisa membunuh oocysts,” kata Grigg.
Memang tidak semua kucing menularkan oocysts. Peneliti mengingatkan, kebanyakan oocysts ditularkan kala kucing berusia masih muda. Sebaiknya pula, perhatikan asal kerang yang akan Anda konsumsi. Pastikan berasal dari wilayah yang tidak bermasalah dengan toksoplasma.
Posting Komentar