Headlines News :

Free Blogger Templates

Tampilkan postingan dengan label All About Baby. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Baby. Tampilkan semua postingan

Balita 3 Tahun Telan 37 Magnet

Seorang balita asal Oregon berhasil selamat setelah menelan 37 magnet kuat. Payton Bushnell, 3 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah kedua orangtuanya berpikir sang anak mengalami flu perut.

Tapi foto sinar-X menunjukkan gadis cilik telah menelan magnet Buckyball kuat. Dokter mengatakan magnet telah menekan usus, merobeknya di tiga bagian usus bawahnya serta menekan lubang di perutnya, menurut laporan KPTV Fox 12.

"Dalam semua penelitian saya lakukan, saya belum pernah melihat seorang anak menelan lebih dari 10 magnet," ujar Sandy Nipper, dari Rumah Sakit Anak Randall.

"Ketika saya mendengar ada 37 magnet yang ditelan, saya berpikir bagaimana seorang gadis kecil 3 tahun dapat memakannya, dan itu membuatku takut," kata Nipper.

Bushnell kemudian menjalani operasi dan berangsur pulih dari luka-luka di bagian organ perutnya. Dokter mengatakan, kesembuhan gadis kecil ini adalah sebuah keajaiban, dan sejauh ini proses kesembuhannya berjalan baik.

Orangtuanya, Aaron dan dan Kelli Bushnell, memperingatkan orangtua lain tentang magnet yang dapat menimbulkan potensi bahaya untuk anak-anak. "Jika kami tahu akibat magnet pada usus putri kami, aku tidak akan menyimpan magnet di dalam rumah kami," ucap Kelli.

Inilah Bayi Kembar Sebelas

Di India seorang ibu melahirkan sebelas bayi kembar dalam 1 kali kandungannya. Wow, ini sebuah rekor baru dalam bidang medis, dimana dalam sebuah kandungan seorang ibu bisa sekaligus mempunyai sebelas orang bayi. namun belum diketahui nama dari ibu tersebut. Info dan gambar bayi berjejer sebelas tersebut sudah banyak tersebar di internet beberapa waktu yang lalu.


Rekor sebelumnya adalah seorang ibu yang melahirkan bayi kembar delapan. Adalah Nadya Denise Doud-Suleman yang melahirkan delapan bayi sekaligus. Sebelumnya Nadya sudah memiliki 6 orang anak,jadi total anaka yang dimiliki Nadya saat ini dalah berjumlah 14 orang anak.


Tiga Cara Sederhana Untuk Dekat Dengan Bayi Baru Lahir Anda

“Saya rasa saya agak konyol,” ujar ibu dari seorang bayi berusia enam minggu. “Saya tahu ia tidak memahami sepatah katapun yang saya katakan, tapi saya tetap saja berbicara padanya.” Benar sekali bahwa bayi yang sangat kecil tidak mengerti kata-kata, tetapi berbicara padanya bukan berarti konyol. Jauh sebelum mereka mengerti apa yang Anda katakan, bayi-bayi sangat terpesona pada suara yang Anda keluarkan. Inilah 3 cara sederhana untuk membangun dasar keahlian komunikasi yang baik:

1. Langsung Saja – Mulailah Berbicara!

Berbicara dengan bayi baru lahir Anda mengajarkan hal yang paling penting dalam berkomunikasi sosial. Kegiatan ini menunjukkan bahwa yang lebih penting daripada kata-kata itu sendiri adalah pesannya: Aku sayang kamu. Kamu sangat berarti bagiku.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi baru lahir lebih sensitif pada bunyi-bunyi dengan nada tinggi – mungkin karena bayi telah mendengar suara ibunya terlebih dahulu selama berbulan-bulan di dalam kandungan. Dalam situasi apapun, berbicara dengan bayi baru lahir Anda, akan membantunya untuk menghubungkan suara Anda dengan wajah Anda. Hal ini juga membantu membangun landasan untuk perkembangan berbahasa selanjutnya.

Jadi langsung saja. Ceritakan pada bayi Anda tentang cuaca, buku yang Anda baca, apa yang Anda makan saat makan siang, nama mainan atau apa saja. Anda akan memberikan landasan untuk kemampuan berkomunikasi yang baik. Dan Anda tidak akan pernah terlalu dini untuk ini!

2. Mendengar dan Merespon

Pada saat bayi berusia satu atau dua bulan, dia akan mulai membuat bunyi-bunyi sendiri. Ini bukan suara vokal bayi atau ocehan yang biasa terjadi pada bayi yang lebih besar, tapi juga bukan tangisan. Bayi akan mengatakan “ah” atau “eh” atau hanya membuat suara-suara dengan lidahnya. Seprimitif apapun kedengarannya, inilah langkah awal menuju berbahasa. Orang dewasa bisa merespon dengan meniru suara-suara tersebut. Bayi baru lahir terkadang mengulang suara itu, dan tanpa Anda sadari, Anda sedang berada dalam sebuah “percakapan” dengannya! Kegiatan ini adalah permainan yang menyenangkan untuk bayi Anda, kegiatan yang akan mendorong komunikasi dengan Anda.

Ketika bayi merasa terlalu lelah, terlalu lapar atau terlalu gelisah untuk terus bersosialisasi, mereka akan “mengatakannya” dengan menangis atau mengabaikan usaha-usaha orang lain untuk menarik perhatiannya. Anda harus sensitf terhadap sinyal-sinyal seperti ini, dan Anda akan segera memahami gaya unik bayi Anda.

3. Kapan Saja Bisa

Jika Anda merasa harus menyimpan berbicara dan bermain sampai ada “waktu khusus” Anda akan kehilangan banyak kesempatan untuk berkomunikasi dengan bayi Anda. Waktu terbaik untuk berbincang-bincang adalah saat bayi sedang terjaga dan sadar, dan biasanya adalah saat dia dimandikan, diganti popoknya, atau dipasangkan baju. Kegiatan-kegiatan ini bukan hanya tugas yang harus segera diselesaikan, tapi merupakan waktu yang tepat untuk bersosialisasi.

Saat bayi berbaring dan menatap Anda, Anda dapat berbicara dengan lembut, menggelitik perutnya dengan lembut atau hanya dengan mendekatinya dan membuat suara-suara bayi. Sebagian orang tua menyimpan mainan warna-warni di dekat mereka untuk ditunjukkan pada bayi saat dia diganti popok atau pakaiannya.

Informasi ini dipersembahkan oleh KK Hospital – Rumah Sakit Ibu dan Anak terkemuka di Singapura. Kunjungi www.kkh.com.sg untuk informasi lebih lanjut.


 

Sponsor

Sponsor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Romes Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger