Headlines News :

Free Blogger Templates

Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Misteri Kehancuran Gedung WTC Dengan Lipatan Uang Dollar

15Romes Blog - Kalian tau ga kenapa uang dolar ini ga pernah berubah semenjak 450 tahun ? ternyata uang dollar ini mengandung banyak misteri.. mau tau rahasia yang penuh misteri ini? Mari kita singkap bersama rahasianya….

RAHASIA MATA UANG DOLAR AMERIKA
kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang konspirasi (atau lebih tepatnya pesan terselubung) yang terdapat pada mata uang Amerika Serikat. Data ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan dengan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.



Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu? Begitu mudahnya bangunan-bangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.

Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi.
Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.Dimulai dari uang 20 Dolar. 

1

Ini uang 20 Dolar Amerika.
Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu ya sobat)

2


(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.)Sekarang kita coba lipat lagi.

3

Sekarang kita lipat lagi seperti ini. Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..dan lihat gambar yang dilingkari ini.

4

Apakah itu?? Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.

5

sama ga sobat..?
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi penghancuran Pentagon. dan mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.

Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana.
Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)

6

Langsung saja kita lihat hasil karya lipatan kita…

7

ada yang kenal gedung itu?
Ya, benar sekali sobat…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu. kita perjelas lagi!

8

Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines yang meluncur dari sebelah kiri.

Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!

9

Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!

10

11

Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat
rahasia penghancuran WTC New York.
Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!

12

Gedung pertama WTC yang sudah berasap.
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.

13
Ini WTC saat bangunannya runtuh.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.

14
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah sobat siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!

15

Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!

16

Ini lambang ILLUMINATI, yaitu organisasi super rahasia milik YAHUDI.
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”

Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!

17


Bintang-bintang itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan YAHUDI. untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :


Q33NY
Coba di copy paste nomor kode yang berwarna biru tersebut ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…

18

Artinya:  pesawat >> menabrak 2 gedung >> korban berjatuhan >>> dan pelakunya adalah

19

kalian taukah lambang itu jika tau tolong tinggalkan komentar. terima kasih..


Sumber

Sosok Iblis Ditemukan di Lukisan Giotto


ROMA, KOMPAS.com — Para pekerja restorasi telah menemukan sosok iblis tersembunyi di balik awan dalam fresco atau lukisan dinding karya Giotto di Basilika Santo Franciscus Asissi di Italia, demikian diungkapkan para pejabat gereja, Sabtu (5/11/2011), seperti dikutip The Sunday Times.

Sosok iblis itu tersembunyi dalam detail awan yang berada di bagian atas fresco nomor 20 dalam rangkaian gambaran kehidupan Santo Franciscus yang dilukis Giotto pada abad ke-13.

Gambar iblis itu ditemukan ahli sejarah seni Italia, Chiara Frugone. Sang iblis digambarkan samar-samar dengan hidung bengkok, senyum licik, dan tanduk gelap yag tersembunyi di antara awan-awan. Ia ditemukan di lukisan yang menggambarkan kematian Santo Franciscus.


Sosok iblis itu sedikit sulit dilihat dari lantai basilika, tetapi cukup mudah dikenali dalam foto dekat.

Sergio Fusetti, kepala restorasi basilika, mengatakan, Giotto mungkin tidak pernah berharap wajah iblis itu menjadi bagian utama fresco. Ia mungkin melukiskan sosok itu sekadar iseng atau untuk bersenang-senang saja.

"Giotto mungkin melukis wajah sang iblis untuk mengejek seseorang yang dikenalnya dan melukiskannya sebagai iblis," kata Fusetti.

Adapun karya seni di basilika tempat Santo Franciscus dimakamkan itu terakhir kali direstorasi pada tahun 1997 setelah beberapa kali rusak akibat gempa bumi.

Misteri Kiriman Email dari "Balik Kubur"



Jack Froese tewas mendadak pada Juni 2011, dalam usia 32 tahun. Arrhythmia, gangguan denyut atau irama jantung merenggut hidupnya dan meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang ditinggalkan, para kerabat dan sahabat.
Namun, lima bulan setelah kematiannya, sejumlah orang-orang terdekatnya mengaku menerima email misterius dari akun milik Froese. Yang aneh, email itu menyinggung percakapan pribadi mereka sebelum kematian pria asal Pennsylvania itu.
Keluarganya mengatakan, tak ada satupun yang tahu kode password emailnya, dan mereka tak yakin, akun tersebut telah diretas.
Salah satu penerima email, sahabat karib kecil mendiang, Tim Hart. Ia mengaku kaget saat menerima email dari Froese, sebulan setelah kematiannya yang tragis. "Suatu malam di bulan November, aku duduk di sofa, membuka surat elektronik dari ponselku. Tiba-tiba pesan itu datang. Pengirimnya: Jack Froese," kata dia, kepada BBC.
Subyek email itu, "Aku mengawasimu". Di bawahnya tertulis pesan, "Apa kau mendengarku? Aku di rumahmu sekarang. Bersihkan lotengmu!!"
Hart menambahkan, beberapa saat sebelum kematian Froese, mereka sempat membicarakan tentang lotengnya, di mana mendiang menyinggung betapa berantakan dan kotor kondisinya. "Saat pembicaraan itu terjadi, hanya ada aku dan dia," tambah Hart. 
Sementara, sepupu Froese, Jimmy McGraw mengaku menerima email pada 21 November 2011, soal cedera pergelangan kaki yang ia alami pasca kematian Froese.
Surat elektronik itu berbunyi, "Hei Jim, sedang apa? Aku tahu kamu baru kena cedera pergelangan kaki, aku sudah coba memperingatkanmu. Harus lebih hati-hati."
McGraw yakin, sepupunya itu sedang mencoba berhubungan dengannya. "Mencoba untuk menyemangatiku, agar lebih baik.".  Sementara, seorang temannya mengaku menerima email yang berisi keluhan Froese, emailnya sedang rusak.
Siapa sebenarnya yang mengirimkan email tersebut, masih misterius. Namun, mereka mengaku menerimanya sebagai suatu hal yang patut disyukuri. "Kalaupun ini kerjaan orang iseng, aku tak peduli," kata Hart.
Hart mengaku sempat membalas email tersebut, namun tak mendapat balasan.
Teman-teman Froese mengaku, tak akan membuang energi dan waktu untuk menginvestigasi sumber email itu. Mereka memilih menganggap pesan-pesan itu sebagai 'kado' dari Froese, daripada sekedar lelucon.
Demikian juga dengan dengan ibunya, Patty, "Ini sangat luar biasa. Pesan-pesan itu membuat orang-orang senang, sebagian membuat orang marah. Tapi, bagiku, email itu membuat kami punya alasan untuk terus mengingatnya."
Memang ada sejumlah layanan pesan elektronik yang bisa disetting agar bisa mengirimkan email ke teman dan keluarga. Namun layanan itu tak bisa menjelaskan fenomena "email Froese dari balik kubur". (eh)
© VIVAnews

Gunung Padang, Misteri Peradaban yang Hilang

Tak hanya situs megalitikum di permukaan, perut Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat diduga kuat menyimpan sebuah mahakarya, bangunan berbentuk piramidal.

Hasil pengeboran dan carbon dating terbaru di teras lima, dengan kedalaman 8-10 meter menunjukkan keberadaan konstruksi bangunan yang berusia 10 ribu tahun Sebelum Masehi (SM), merevisi hasil uji karbon sebelumnya yang memperlihatkan situs di bukit ini berasal dari 6.700 tahun lalu atau 4.700 SM.

Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief menjelaskan hasil riset bencana yang dilakukan Tim Bencana Katastropik Purba (BKP) selama 1,5 tahun berujung pada hipotesis adanya peradaban yang sangat maju di kawasan Gunung Padang.

"Di kawasan ini pernah ada peradaban yang sangat maju namun musnah akibat sebuah bencana yang besar," kata dia kepada VIVAnews.com, Selasa 6 Maret 2012.

Bukti peradaban maju dilihat dari struktur dan bentuk pundek berundak yang ada di situs tersebut. Semua susunan di kawasan Gunung Padang terstruktur dengan baik dan disiapkan untuk berbagai kepentingan dan realita sosial masyarakat di masanya. Semua bongkahan batu megalit terbuat dengan pola yang sama dan disusun sesuai kebutuhan.

"Ini sangat luar biasa. Kami akan melakukan riset yang sangat eksklusif karena kita mempunyai akar kebudayaan yang lebih tua dari catatan sejarah yang ada dengan kemajuan peradaban yang luar biasa pula. Kami akan melakukan riset lebih dalam untuk memastikannya," paparnya.

Tim, Andi menambahkan, juga menemukan sisa-sisa bencana alam yang memusnahkan peradaban yang maju ini. Bencana ini sangat luar biasa hingga bisa langsung memusnahkan peradaban ini dalam waktu yang cepat dan hampir tidak meninggalkan sisa. Untuk mencari sisa peradaban lain, tim berupaya untuk melakukan eskavasi di lokasi.

"Secara fisik sisa bencana dapat dilihat dari posisi bebatuan yang berserakan di mana-mana namun masih bisa terlihat strutur pola konstruksinya. Terutama di puncak Gunung Padang sendiri di mana berdiri sebuah menhir yang sudah rubuh lama akibat sebuah bencana besar," ungkapnya.

Berdasarkan catatan bencana di kawasan ini, diketahui petaka pernah terjadi pada tahun 1300-an. Berupa banjir bandang dan letusan gunung berapi yang luar biasa. Dari data ini diperkirakan saat itu peradaban Gunung Padang musnah dan punden berundak yang ada kini menjadi porak poranda.

Posisi Situs Megalitikum, Gunung padang berhadapan langsung dengan Gunung Gede Pangrango. Selain itu posisinya tidak jauh dengan lempengan sesar Bandung yang masih aktif dari jaman purba hingga kini.

Andi menjelaskan, jarak Gunung Padang yang dekat dengan sesar Cimandiri yang labil, selalu menjadi bagian yang menakutkan bagi para ahli geologi. Sebab, gempa bumi darat yang besar dan mempunyai daya rusak tinggi dimungkinkan terjadi lagi.
© VIVAnews

Hutan Berusia 298 Juta Tahun Ditemukan Utuh

Sejumlah ilmuwan Amerika dan China tercengang dengan apa yang mereka  temukan di bawah tambang batubara dekat Wuda, Mongolia Dalam, China. Sebuah hutan yang diperkirakan berumur 298 juta tahun ditemukan terkubur dalam keadaan utuh.

Para ilmuwan kemudian menyebut temuan itu Pompeii dari periode Permian. Pompeii adalah sebuah kota kuno di Romawi yang ditemukan terkubur abu vulkanik dari letusan gunung Vesuvius.

Seperti halnya Pompeii, hutan rawa ini terjaga secara sempurna sehingga ilmuwan bisa mengetahui di mana setiap tumbuhan awalnya pernah tumbuh. Ini memungkinkan mereka untuk memetakan hutan itu.

Ahli paleobotanis Universitas Pennsylvania, Hermann Pfefferkorn, menyebut temuan ini sebagai kapsul waktu. Pfefferkorn sendiri merupakan salah satu ilmuwan yang tergabung dalam tim.

"Ini merupakan pengawetan yang mengagumkan. Kami berada di sini dan saat menemukan dahan, kami menemukan tunggul dari pohon yang sama. Ini benar-benar sempurna," kata Pfefferkorn seperti dilansir Gizmodo.

Para ilmuwan menemukan seluruh tumbuhan dan pohon dalam posisi dan keadaan yang persis sama ketika terjadi erupsi, persis seperti Pompeii. Bedanya, Pompeei berasal dari tahun 79 Masehi, sedangkan hutan ini tertutup abu selama 298 juta tahun, selama periode Permian.

Para peneliti menemukan area hutan seluas 10.763 kaki persegi (sekitar 1 kilometer persegi), tersembunyi di bawah sebuah tambang batubara. Mereka menggalinya menggunakan berbagai alat berat. Mereka percaya, pemfosilan hutan terjadi karena terkubur abu dalam volume yang sangat besar yang tercurah dari langit selama berhari-hari.

Sejauh ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi enam kelompok pepohonan. Beberapa dari mereka setinggi 80 kaki, yakni Sigillaria dan Cordaites. Ilmuwan juga menemukan sejenis kelompok pepohonan besar, Noeggerathiales, yang sudah dinyatakan punah.

Selama masa Permian pada 299 sampai 251 juta tahun lalu, tidak ada conifer atau bunga. Pada periode ini, tumbuhan yang dihasilkan seperti pakis menggunakan spora, dan benua modern masih tergabung dalam satu daratan luas yang dinamakan Pangaea. Periode geologi ini terjadi pada akhir era Paleozoic, setelah Carboniferous.

Pada zaman ini juga ditemukan binatang. Masa itu merupakan saat kelompok pertama mamalia, kura-kura, lepidosaurs, dan archosaurs mulai berkeliaran di Bumi.

Ilmuwan meyakini bahwa Permian dan seluruh era Paleozoic berakhir dengan kepunahan massal terbesar yang pernah menghapuskan 90 persen laut dan 70 persen spesies darat.

Setelah periode itu, era Mesozoic dimulai dengan periode Triassic. Periode ini merupakan saat mamalia pertama berevolusi, pterosaurus terbang untuk pertama kalinya, dan archosaurs mendominasi Bumi.

Hermann Pfefferkorn mengerjakan proyek penelitian ini bersama Jun Wang dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina, Yi Zhang dari Shenyang Normal University, dan Zhuo Feng dari Universitas Yunnan. Hasil penelitian mereka akan dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. (kd)

© VIVAnews

Rahasia Dibalik Misteri Pohon Terbalik

Apakah Anda mengenal pohon Baobab yang memiliki nama latin Adansonia Digitata. Ya pohon ini memang asing di telinga masyrakat Indonesia, pohon ini hidup di dataran rendah di Afrika dan Australia.
Baobab dikenal dengan pohon aneh, boleh dibilang keanehan tersebut berasal dari struktur pohon yang 'terbalik' dan hanya memiliki sedikit daun. Cabang-cabang pohon Baobab seperti mencuat ke udara, seolah-olah telah ditanam terbalik.
Legenda setempat menyatakan bahwa dewa Thora tidak menyukai Baobab tumbuh di kebunnya, sehingga ia melemparkannya dari atas dinding surga ke bumi di bawah, dan meskipun pohon itu mendarat terbalik namun pohon itu terus tumbuh.
Cerita lain menyebut ketika Baobab ditanam oleh Dewa, pohon itu terus berjalan, sehingga Tuhan menarik pohon itu ke atas dan menanamnya terbalik untuk menghentikannya bergerak.
Baobab ini diakui oleh orang Afrika karena semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain menjadi sumber penting kayu, batang-batang berongga pohon ini oleh orang-orang sering digunakan untuk tempat berlindung, penyimpanan biji-bijian atau sebagai reservoir air, semacam waduk penampung.
Baobab dapat tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 30 meter dan memiliki diameter batang 7 sampai 11 meter. Satu Baobab di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan, sering dianggap sebagai contoh pohon Baobab terbesar yang masih hidup hingga saat ini. Pohon itu memiliki keliling 47 meter dengan diameternya diperkirakan sekitar 15,9 meter. Pohon Baobab ini juga dapat mencapai usia ribuan tahun.
Batang cekung juga berfungsi sebagai tempat pemakaman penduduk setempat yang percaya. Beberapa produk yang paling penting berasal dari kulit pohonnya, yang mengandung serat yang digunakan untuk membuat jaring ikan, tali, karung dan pakaian. Kulit kayunya juga dapat menjadi bubuk untuk aroma makanan. Daun baobab secara tradisional juga digunakan untuk ragi tetapi juga digunakan sebagai sayuran. Buah-buahan dan bijinya juga dimakan bagi manusia dan hewan. Isi dari buah, ketika dikeringkan konon dapat dicampur dengan air, membuat minuman yang rasanya mirip dengan limun. Benihnya, yang rasanya seperti creamtartar juga merupakan sumber vitamin C, secara tradisional ditumbuk ke dalam makanan ketika makanan lainnya langka. Produk lain yang bisa dihasilkan dari pohon ini adalah sabun, kalung, lem, obat seperti karet, dan kain juga dapat dihasilkan dari berbagai bagian dari pohon baobab ini.
Tidak hanya itu, pohon ini bahkan dimanfaatkan oleh salah satu perusahaan minuman ringan Amerika untuk menciptakan rasa baru, produk ini bahkan menjadi tren di Jepang. Baobab dikenal memliki vitamin C lebih tinggi dari jeruk dan menawarkan kalsium lebih baik dibandingkan susu sapi. Baobab, juga dikenal sebagai Pohon Botol, buahnya yang biasa disebut "Monkey Bread" mempunyai rasa yang aneh untuk sebotol soda. Wow, pohon yang serba guna bukan? Layaknya pohon kelapa atau pohon aren yang juga banyak manfaatnya.

Penasaran dengan Baobab Anda tidak usah pergi melintas benua ke Afrika ataupun Australia, Anda cukup datang ke Universitas Indonesia disana terdapat pohon Boubab yang ditanam di dipan perpustakaan Baru kampus kuning tersebut yang diresmikan pada Jumat (6/5/2011) lalu. (imm/imm)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Misteri Kafan Kristus Terjawab

Setelah sekian lama menjadi perdebatan, para ahli seni di Italia mengklaim Kain Kafan dari Turin (Shroud of Turin) adalah palsu. Kain kafan tersebut dibuat oleh seniman Giotto, kain kafan yang memiliki panjang 14 Feet ini sempat menjadi perdebatan karena diklaim sebagai kain penguburan Kristus, di sana tercetak gambar samar-samar seorang pria dan tampaknya diwarnai oleh lumuran darah.
Namun dalam sebuah tes karbon yang pernah dilakukan, kain kafan turin ini diproduksi antara tahun 1260 dan 1390. Seorang pakar kesenian Italia Luciano Buso menyatakan bahwa bahwa kain asli sebenarnya telah rusak dan kemudian seniman Giotto diminta untuk membuat salinan.
Setelah berbulan-bulan pemeriksaan dilakukan dengan teliti terhadap foto-foto Kain Kafan, Buso sempat kesulitan karena peninggalan tersebut selalu terkunci dan tidak tersedia dan bisa mudah untuk dilihat kecuali pada acara-acara khusus.
"Aku telah memeriksa foto yang sangat jelas tentang Kain Kafan dan melihat sejumlah kemunculan nomor 15, di wajah, tangan, dan dalam satu kasus bahkan terlihat berbentuk seperti salib panjang," ujarnya.
Buso yang tinggal di Treviso, Italia utara menjelaskan misteri yang tersembunyi dalam kain itu, ternyata diciptakan oleh seniman Giotto dengan tanda nomor 15 dan juga tahun pembuatan 1315, dan kain tersebut merupakan salinan dari kain asli yang telah rusak dan kemudian hilang selama berabad-abad.
"Dia tidak berusaha apa-apa, yang jelas dari kenyataan bahwa dia menandatanganinya dengan inisial Giotto yaitu '15', untuk mengotentikasi sebagai karya sendiri dari 1315. Kain ini bukan palsu tetapi ia diminta untuk membuat salinan yang asli," ujarnya seperti dikutip dari dailymail Rabu, (8/6/2011)
Buso juga menegaskan bahwa 700 tahun yang lalu Giotto diperintahkan untuk menyalin kain kafan, dan ini adalah praktik umum bagi sebagian seniman untuk memasukkan tanggal ke dalam karya mereka, sehingga dapat menjamin keaslian mereka dan itu hanya diketahui oleh segelintir orang dan juga untuk menghindari pemalsuan.
"Kain yang asli mungkin rusak, dan Gereja meminta salah satu seniman terbesar pada saat itu, Giotto, untuk membuat salinan dan kemudian kain yang asli hilang. Apa yang kita miliki sekarang adalah salah satu salinannya," tegasnya
Klaim Buso ini merupakan bagian dari sebuah buku baru yang telah ia tulis, dan akan diterbitkan bertepatan dengan penelitian karbon terhadap kain turin yang pernah dilakukan tahun 1980 dan penelitian ini dihentikan oleh pihak Gereja.
"Untuk alasan yang jelas, itu tidak dipublikasikan secara luas bahwa itu adalah salinan kain tersebut dan kalau diperjelas pasti akan memiliki dampak bagi Gereja. Dan saya mengerti telah mengabaikan teori saya, tapi saya yakin bahwa saya benar," tukasnya.
Giotto merupakan seniman yang paling terkenal pada waktu itu dan karya terkenal lainny adalah dekorasi Kapel Scrovegni di Padua, dalam lukisan dinding yang menggambarkan kehidupan Perawan Maria dan Kristus.

 

Sponsor

Sponsor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Romes Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger