Headlines News :

Free Blogger Templates

Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Takhayul Tahun Baru China


1. Tahun Baru Imlek bukan hanya tentang makanan lezat dan amplop merah, ada juga daftar panjang hal tabu yang tidak dilakukan oleh orang China di seluruh dunia atau mereka akan dipukul oleh nenek mereka dengan tongkat. Mari kita lihat daftar 10 takhayul yang paling umum dari Tahun Baru Imlek.


2. Diyakini bahwa menyapu lantai selama Tahun Baru Cina mengusir nasib baik dan keberuntungan. Dengan dilarang penggunaan sapu selama musim perayaan, penyedot debu  peralatan pilihan utama untuk bersih-bersih.


3. Jeruk dan jeruk keprok melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, itulah sebabnya mereka ada di mana-mana selama Tahun Baru Imlek. Sebaliknya, mengunjungi teman dan kerabat tanpa membawa buah-buahan lezat ini dianggap tidak menghormati.


4. Memberikan uang dalam amplop merah yang dihiasi dengan baik adalah cara untuk 'menyebarkan keberuntungan' kepada siapapun yang menerimanya. Hal ini lebih bersifat memberi ucapan saja, dan jumlahnya tidak terlalu penting (meskipun lebih lebih banyak lebih baik, tentunya)

Selengkapnya 5-10 lihat disini

Inilah ular yang memiliki warna mengagumkan

Fotografer Mark Laita menampilkan ular-ular dengan warna yang spektakuler. Dari ular karang Malaysia berwarna biru sampai ular-ular paling bahaya dan menawan dalam buku 'Serpentine'. Ular-ular ini memiliki warna serta tekstur menarik dari berbagai bentuk yang mereka hasilkan.






Lihat foto-foto lainnya disini

Bergigi runcing, simbol kecantikan suku Mentawai



Definisi cantik bisa berbeda-beda. Jika di Afrika Barat, wanita dengan gusi hitam dibilang cantik. Gigi runcing menjadi simbol kecantikan di beberapa suku di Indonesia. Sebut saja suku Mentawai di Sumatera.

Suku pedalaman ini menghuni empat pulau besar di Sumatera, yakni Siberut, Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sipora. Mereka umumnya tinggal di kampung-kampung yang berlokasi di dekat pinggiran sungai atau pantai. Selain seni merajah tubuh (biasa disebut titi), suku Mentawai gemar melakukan praktik meruncingkan gigi untuk memperindah penampilan, khususnya bagi istri kepala desa.

Sebagai istri dari orang terkuat di kampung, istri kepala desa diwajibkan untuk melakukan prosedur ini. Disamping untuk mempercantik diri, tradisi meruncingkan gigi dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara tubuh dan jiwa.

"Saya meminta istri saya untuk melakukannya dan saya yakin dia akan terlihat lebih cantik," kata salah satu kepala desa Mentawai dalam dokumentasi National Geographic.

Pilongi, istri dari kepala desa, awalnya menghindari ritual meruncingkan gigi. Namun, demi menyenangkan suaminya, ia pun kemudian melakukannya. Tentu ada perasaan gugup sewaktu menjalani ritual tersebut. Setelah melihat hasilnya, Pilongi merasa puas dan serta-merta melupakan rasa sakit yang barusan dirasakannya.

Namun, seperti halnya tradisi unik lain di dunia, ritual menato dan meruncingkan gigi kini mulai ditinggalkan oleh warga Mentawai. Pengaruh dunia luar menjadi alasan utama terkikisnya budaya leluhur Mentawai. Sebelum punah, marilah kita lestarikan warisan leluhur bangsa ini.

Ritual Manten Kucing untuk Memanggil Hujan




Ada tradisi unik di Desa Pelem Kecamatan Campur-darat, Kabupaten Tulung*agung. Warga di desa tersebut sangat percaya jika kemarau panjang bisa diakhiri dengan ritual khusus yakni “Man-ten Kucing.”

Ketika musim penghujan tak kunjung turun dan tanah-tanah persawahan mulai mongering, warga desa mengadakan satu ri*tual yang dipercaya bisa menu*runkan hujan yakni “Manten Ku*cing”. Tetapi jangan membayang*kan jika ritual ini adalah ritual perkawinan kucing. Ritual yang di*percaya ada sejak masa peme*rintahan Belanda ini, hanya me*mandikan dua ekor kucing berla*inan jenis di sendang atau coban, tidak jauh dari desa bernama Co*ban Kram.

Lantas mengapa dikatakan manten? Ketika ditelisik lebih da*lam, ternyata ritual memandikan dua ekor kucing ini diupacarakan menyerupai ritual sepasang pe*ngantin menusia. 

“Karena itulah ri*tual tersebut yang lantas mendasari nama manten kucing,” kata Kepala Desa Palem, Nugroho Agus.

Ketika ditanya kapan pertama kali ritual Manten Kucing digelar, Agus tidak bisa mengatakan pasti. Hanya saja menurut lelaki ber*kumis tebal ini, ritual asli Tulung*agung tersebut, ada sejak ratusan tahun lalu saat pemerintahan Be*landa oleh Eyang Sangkrah pembabat alas desa setempat Kala itu, terjadi musim ke-

marau panjang yang membuat persawahan, sungai, dan telaga (kolam air untuk minum warga) kering. Para penduduk yang ma*yoritas bekerja sebagai petani pun resah. Beberapa ritual keper*cayaan telah dilakukan dengan tujuan agar hujuan segera turun. Namun tak setitik air pun turun meski semua warga desa me*mohon pada sang pencipta.

Ditengah-tengah kegelisahan tersebut tanpa sengaja saat Eyang Sangkrah mendi di sen*dang. Tiba-tiba kucing Condro-mowo (kucing yang memiliki tiga warna berbeda) miliknya ikut mandi.

Sepulang Eyang Sangkrah memandikan kucing di telaga, tak lama berselang, di kawasan Desa Pelem turun hujan deras. Karuan saja, warga yang sudah lama menunggu-nunggu turun*nya hujan tak bisa menyembu*nyikan rasa riangnya.

“Mereka yakin, hujan turun ini ada kaitannya dengan Eyang Sangkrah yang baru saja memandikan kucing Cpndromowo,” tutur Agus men*ceritakan asal muasal sejarah ‘Temanten Kucing”.

Ketika Desa Pelem dijabat Demang Sutomejo pada 1926, desa ini kembali dilanda kemarau panjang. Saat itulah, ungkap Nu*groho Agus, Eyang Sutomejo mendapat wangsit untuk me*mandikan kucing di telaga. Maka, dicarilah dua ekor kucing Condro-mowo yang diambil dari arah barat dan timur desa. Lalu, dua ekor ku-

cing itu dimandikan di Coban yang berjarak sekitar satu kilo meter dari desa Palem. Dan, beberapa hari kemudian hujan mulai meng*guyur di Desa Pelem dan seki*tarnya. 

“Saat ini, kami menggelar ritual “Temanten Kucing” bukan semata-mata untuk minta hujan. Tapi, tradisi ini kami lestarikan untuk nguriruri warisan nenek moyang,” kata Nugroho Agus yang masih ada hubungan cucu dengan Eyang Sutomejo.

Mulai Dipercaya

Sejak saat itu, jika musim ke*marau panjang melanda desa Pelem, warga akan meminta ke*pala desa menggelar ritual ter*sebut. Seiring perkembangan bu*daya, tradisi, dan zaman, ritual “Manten Kucing” pun dilengkapi beberapa sajian kesenian khas Jawatimuran. 

Jika dulu kucing dibawa tanpa hiasan, maka sejak 1980-an, ritual melibatkan sejum*lah adat dan kesenian. Seperti si pembawa kucing terdiri dari laki-laki dan perempuan yang mema*kai pakaian layaknya orang mau menikah. Selain itu ada juga iring-ringan warga desa dan sesepuh. Tepat di belakang pembawa ku*cing, terdapat dua orang dayang laki-laki membawa payung pusaka.

Untuk menambah kemeriah*an ritual, terdapat beberapa anak yang memainkan jaranan, sete*lah itu baru rombongan dari para sesepuh desa, dimana mereka juga terdiri dari Mbah Kakung (kakek) dan Mbah Putri (nenek), yang juga memakai pakaian adat. Kemudian rombongan tersebut, berjalan menuju sendang.

Setelah selesai, kedua kucing kemudian duduk di singgasana dipangku dua pengiringnya. Tetua adat sudah mempersiapkan nasi tumpeng lengkap dengan lauk dan sayurnya serta jenang merah sebagai prasyarat. 

Tetua Desa pun langsung memanjatkan puja dan puji syukur atas nikmat Tuhan serta tak lupa meminta Tuhan se*gera mengirimkan hujan agar ti*dak terjadi kekeringan. Selesai pembacaan doa-doa, ritual dilanjutkan dengan acara Tiban, yakni saling menyabetkan sapu lidi yang diikat kepada lawan. Di*harapkan dengan tiban tersebut, hujan akan segera turun. 

“Keleng*kapan upacara adalah kebutuh*an, dan daya tarik tersendiri a-palagi ritual ini telah dimasukkan sebagai ikon kebudayaan Kabu*paten Tulungagung,” tuturnya.

Yang mengherankan meski pada uparara ritual sekarang ini tidak menggunakan kucing Condromowo melainkan kucing kampung biasa, namun selesai ritual hujan tetap turun. 

“Sekarang ini kucing Condromowo sudah tidak ada, karena itulah kami me*makai kucing kampung, tetapi toh hujan tetap turun juga,” ung*kapnya.

Seperti saat menggelar upa*cara di Taman Mini Indonesia In*dah (TMII) Jakarta pada 2005 lalu, kala itu Nugroho Agus menggu*nakan kucing jenis angora. Hasilnya taman mini diguyur hu*jan lebat. “Aneh memang, meski digelar tidak di Tulungagung dan kucingnya buka lokal, hujan tetap turun,” kata Kepala desa yang menjabat sejak 2007 ini bangga.



Diperebutkan
Yang membuat unik bukan hanya hujan langsung turun. Te*tapi setelah upacara memandikan kucing selesai, warga desa akan langsung berebut air bekas me*mandikan kucing itu. Mereka per*caya dengan membasuh muka dengan air, mereka akan men*dapat berkah. Bahkan ada juga yang bertiarap bisa awet muda. 

“Memang tidak masuk akal jika air bisa mendatangkan berkah, tetapi warga desa di sini sangat percaya akan hal itu,” kata Nugroho.

Selain air, kucing yang dipakai untuk ritual juga akan diperebut*kan untuk dijadikan hewan pe*liharaan, dengan harapan akan mendatangkan rejeki bagi sang pemilik. “Semua warga pasti ingin memiliki kicing yang telah dipakai untuk ritual. Selain dipercaya dapat mendatangkan rejeki, secara kua*litas baik kesehatan dan fisik, ku*cing ini pilihan, jadi sang pemilik tidak akan kesulitan merawatnya,” ujarrnya.

la berharap, ritual “Manten Ku*cing” bukan hanya menjadi ke banggaan kabupaten yang ter*letak pada ketinggian 85 m di atas permukaan laut tersebut, tetapi juga Jawa Timur secara umum. “Ini sangat unik dan baru Tunga-ngung yang punya. Jika dijadikan ikon Jatim saya rasa “Manten Kucing” sangat layak,” harapnya.

Mulai Ditinggalkan
Sayangnya, perhelatan ritual “Manten Kucing” kini tak sesakral tahun-tahun silam. Perhelatan ri*tual itu saat ini cenderung semakin instan. Banyak tradisi-tradisi unik yang merupakan bagian dari pro*sesi yang kini justru dihilangkan.

Beberapa tahun lalu, suasa*na sakral masih mewarnai pro*sesi ritual unik ini. Saat itu, prosesi ritual ini masih menampilkan sejumlah keunikan. Misalnya, ke*tika pasangan manten kucing dipertemukan menjadi pengantin di pelaminan, beberapa wanita tua ikut tampil melantunkan tembang dolanan khas Jawa.
“Uyek-uyek ranti,
ono bebek pinggir kali,
nuthuli pari sak uli,
Tithit tfiuiiit.. Kembang opo?
Kem*bang-kembang menur,
ditandur neng pinggir sumur,
yen awan manjing sak dulur,
yen bengi dadi sak kasur.”
Begitu syair tembang dolanan berbahasa Jawa yang tiga tahun lalu masih dilantunkan wanita-wanita tua. Tembang dolanan itu dilantunkan seraya memegangi dua tangan pasa*ngan pengantin kucing.

Pada pagelaran ritual manten kucing yang terakhir yakni tahun 2007, prosesi dihelat dengan pembacaan doa yang diikuti se*jumlah sesepuh desa. Begitu doa-doa selesai, maka tuntas sudah perhelatan pengantin kucing. Sehingga timbul kesan, ritual “Manten Kucing” cenderung simpel dan instan.

Toh demikian, ritual “Manten Kucing” tetap saja berlangsung marak. Maklum, ritual ini memang diyakini warga setempat sebagai wahana untuk memohon turun*nya hujan. “Awalnya, tradisi ini, memang menjadi sarana nenek moyang untuk memohon turun*nya hujan,” kata Kepala Desa yang juga tokoh sentral penye*lenggara ritual ini.

Buah Loofah Yang Mirip Buah Dada Wanita


Ada buah unik bernama Loofah yang sangat mirip sekali dengan payudara wanita di Vietnam.

Buah unik ini berwarna merah muda dengan ukuran yang panjang dengan bagian bawahnya agak membesar yang unik dari buah Loofah ini adalah memeiliki puting seperti puting wanita, jika diperhatikan buah Loofah ini sangat mirip sekali dengan payudara wanita penasaran seperti apa buah ini lihat foto fotonya dibawah ini.






Sumber

Dokter Temukan Bola Mata di Kemaluan Pasien Perempuan

Ilustrasi (foto: Thinkstock)
Dokter Temukan Bola Mata di Kemaluan Pasien Perempuan – Benda asing seperti kondom atau barang-barang selundupan cukup sering ditemukan terjebak di kemaluan perempuan. Namun di Amerika Serikat, seorang dokter menemukan benda yang agak mengerikan yakni bola mata di dalam kemaluan pasiennya.
Dr Melissa Barton, dokter Unit Gawat Darurat dari Detroit Medical Center mengatakan pernah menerima pasien dengan keluhan yang sangat tidak wajar. Keluhan yang harus ditulis Barton dalam rekam medis tersebut adalah, ada mata di dalam vagina pasien.

Memang bukan bola mata sungguhan, benda yang ditemukan terjebak dalam lubang kemaluan itu adalah bola mata palsu milik pasien. Bola mata palsu itu memang sengaja dimasukkan kemaluan, namun ternyata tidak bisa dikeluarkan lagi dan harus dibawa ke rumah sakit.

Saat itu, pasien yang tidak disebutkan namanya tersebut tengah terlibat konflik dengan beberapa tetangganya. Khawatir hartanya akan dijarah, pasien perempuan ini mengamankan barang-barang berharga termasuk bola matanya ke tempat yang dirasa aman.

Lubang kemaluan dianggapnya paling aman untuk menyimpan beberapa benda yang ukurannya kecil, namun besar nilainya baik karena harganya mahal maupun susah mencarinya. Selain bola mata palsu, surat izin mengemudi termasuk benda yang diamankan pasien di dalam kemaluan.

“Benda-benda itu sangat mahal dan susah dicari gantinya. Makanya ditaruh di situ, bersama-sama dengan surat izin mengemudi,” kata Dr Barton seperti dikutip dari ABC News, Jumat (23/12/2011).

Tidak dijelaskan kapan peristiwa itu terjadi, Dr Barton hanya menjelaskan sekilas berdasarkan catatan rekam medis tentang pasien tersebut. yang jelas, bola mata dan surat-surat berharga tersebut sudah dikeluarkan dan berada di tempat yang lebih aman.

Selain bola mata dan surat berharga, Dr Barton mengatakan ada banyak benda aneh lain yang sering ditemukan dalam tubuh manusia selama bekerja di Unit Gawat Darurat. Salah satunya, Dr Barton pernah menolong pasien laki-laki dengan 4 boneka Barbie terjebak di anusnya.

Arti Kata Kepo dan Contohnya

Arti Kata Kepo - Arti Kata Kepo di Twitter mulai terdengar gaul karena Arti Kata Kepo di twitter itu sekarang banyak dipakai anak muda. Banyak para remaja gaul sekarang mengucapkan kata kepo di sana sini. Arti Kepo sebenernya sudah banyak yang mengetahuinya namun ada juga yang belum tahu apa itu arti kata kepo yang sekarang lagi ngetrend ini. Nah berikut ini blog kumpulan terbaru ingin sedikit ngasih tau apa sih itu arti kata kepo dan apa contoh kata kepo itu.

Arti Kata Kepo


Kepo adalah akronim dari Knowing every Particular Object adalah sebutan untuk orang yang serba tahu detail dari sesuatu, apapun yang lewat di hadapannya selama itu terlihat oleh matanya walaupun hanya sekelebat saja. Dalam beberapa kasus orang kepo adalah orang yang serba ingin tahu, bisa jadi kayak semacam kecanduan untuk tahu segala hal yang sepele dan itu bisa dia unggulkan sebagai kekuatan orang tersebut. Jadi inti arti kata kepo yang banyak diucapkan remaja gaul sekarang yakni Serba Ingin Tahu, mencampuri urusan orang lain, dll.

Contoh kata Kepo - Contoh penggunaan kata Kepo.
Si A : ehhh dia putus belum sih ama pacarnya ?
Si B menjawab : iihhhh kepo banget sihh loee.

Si C : Kira" dia jadi gk ya pengen beli motor baru ?
Si D menjawab : hadewww,,, kepo banget sih loee.

Arti kata kepo diatas kira-kira ya seperti itulah contoh penggunaanya. Nah kalau kalian tidak ingin dibilang kepo makanya jangan tanya-tanya terus. Apalagi mencampuri urusan orang lain hanya sekedar untuk tau saja. Semoga artikel tentang arti kata kepo ini bermanfaat buat para remaja gaul yang belum tau arti kepo tergaul ini.

Inilah Kerbau Seharga mobil Alphard


MERDEKA.COM, Tana Toraja di Sulawesi Selatan sejak lama dikenal dengan budayanya yang unik, terutama prosesi pemakaman. Sebuah pesta besar wajib dilakukan untuk menghormati mendiang. Dana yang dihabiskan pun bisa sampai miliaran rupiah.

Seperti yang disaksikan merdeka.com, Jumat (28/12) lalu. Saat itu, keluarga besar Tallulembang menggelar upacara pemakaman. Salah satu kerabat keluarga ini ada yang meninggal sejak beberapa bulan lalu.

Di Toraja, keluarga Tallulembang merupakan salah satu yang terpandang. Sesuai adat, mereka wajib menggelar upacara pemakaman yang disebut Rambu Solo. Meski upacara pemakaman, suasananya, tidak diliputi kesedihan malah lebih mirip seperti pesta besar. Semua anggota keluarga besar hadir, demikian juga para kerabat jauh yang jumlahnya ratusan orang.

Mereka kompak berpakaian hitam-hitam, sedangkan para pria ada yang berpakaian warna lain, tapi tetap mengenakan sarung berwarna hitam polos.

Upacara dimulai dengan penyembelihan kerbau. Beberapa ekor kerbau hitam yang telah disiapkan disembelih dengan cara ditebas lehernya.

Yang menarik, ada kerbau belang (tedong bonga) yang dihadirkan dalam upacara. Ketika itu, ada empat ekor kerbau belang putih-hitam dan lima ekor kerbau hitam yang kulitnya mengkilat.

Julius, salah satu kerabat keluarga kebagian menjaga salah satu kerbau belang itu. "Yang ini harganya Rp 670 juta," kata dia menunjukkan kerbau belang yang paling besar.

"Sama dengan mobil Alphard ini harganya," cetus Julius.

Sementara tiga kerbau lainnya, lanjut Julius, berharga, Rp 400 jutaan hingga Rp 200 jutaan. "Yang paling mahal ini karena warna dasarnya putih dan dia belang hitam. Sedangkan yang lain itu, warna dasarnya hitam dan belangnya putih," tuturnya.

Semakin besar ukuran kerbau dan corak belangnya semakin bagus, maka harganya semakin mahal. "Kerbau ini memang dipelihara khusus untuk acara-acara seperti ini. Ada pedagangnya," kata Julius.

Dia menjelaskan, untuk kerbau putih dengan belang hitam, dijuluki saleko. Sementara untuk kerbau hitam dengan belang putih dijuluki bonga. Dan untuk kerbau yang berwarna hitam semua dijuluki pudu.

Nah, untuk kerbau-kerbau yang lebih mahal dari harga mobil ini, ternyata tidak disembelih. Dalam prosesi upacara Rambu Solo, kerbau belang itu, akan disumbangkan. "Karena keluarga besar yang meninggal beragama Kristen, kerbau ini disumbangkan kepada gereja," kata Julius.

Oleh gereja, kerbau-kerbau itu akan dilelang kepada pembeli dengan harga tertinggi. "Hasil lelang, 75 persen untuk pihak gereja. Sisanya 25 persen dikembalikan untuk keluarga pemilik kerbau," imbuh Julius.

Selain kerbau, puluhan ekor babi juga disiapkan dalam upacara ini. Babi-babi tersebut akan disembelih untuk makanan selama pesta. Karena untuk kebutuhan pesta, ukuran babi pun yang cukup besar dan harganya berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 7 juta. 

"Harga babi naik mulai bulan September sampai Desember karena banyak upacara seperti ini," kata Julius.

Dengan biaya yang mahal, upacara Rambu Solo tidak digelar oleh setiap keluarga di Toraja. Biasanya, hanya orang-orang kaya atau keturunan bangsawan saja yang mampu menggelar acara ini.

Julius menambahkan, jenazah orang Toraja yang meninggal tidak dimakamkan atau dikubur. Biasanya, mereka diawetkan terlebih dahulu. Jenazah kemudian dibawa ke gua batu di atas gunung atau liang-liang batu dan diletakkan dalam peti terbuka atau diletakkan begitu saja. "Ada juga yang disimpan di rumah-rumah adat yang dibangun di depan rumah masing-masing," jelasnya.

Puncak acara ini biasanya ditutup dengan adu kerbau. Dua ekor kerbau petarung berhadapan di sebuah lapangan. Siang itu, Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo, dan beberapa gubernur dan wakil gubernur yang merupakan peserta rapat kerja Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang menggelar pertemuan di Tana Toraja, menyaksikan upacara Rambu Solo.

Dua kerbau bernama Panter dan Naruto berhadap-hadapan. Setelah bertarung sekitar 15 menit, saling menyerang dan beradu tanduk, Panter, kerbau hitam petarung berusia 10 tahun menang. Naruto lari terbirit-birit, menyerah dengan luka terkena tanduk di wajahnya. Penonton pun bersorak karena kerbau yang didukungnya menang.

"Taruhannya bisa puluhan juta rupiah. Panter itu, sudah sering menang beberapa kali," kata Johanes, salah satu warga Toraja yang gemar menyaksikan adu kerbau saat pesta Rambu Solo.
Sumber: Merdeka.com

Bayi perempuan lahir 12-12-12-12-12 secara normal di Padang


MERDEKA.COM, Seorang bayi perempuan anak dari pasangan suami istri di Kota Padang, lahir di RSUP M Djamil Padang, lahir pada 12-12-12-12-12. Bayi tersebut lahir pada 12 Desember 2012 pada pukul 12 lebih 12 menit. 

Pejabat Pemberi Informasi RSUP M Djamil Padang Gustafianof mengatakan, bayi dengan jenis kelamin perempuan tersebut, merupakan anak dari pasangan suami istri Wahyu Zamal dan Zalikal, warga Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

"Bayi perempuan yang lahir pada tanggal 12 bulan 12, tahun 2012, pukul 12, lewat 12 menit tersebut, dalam persalinannya berjalan dengan normal, tanpa operasi caesar, dan lainnya, dan ini memang sesuatu yang unik, jika dilihat dari angka kelahirannya tersebut," kata Gustafianof seperti dikutip dari Antara, Rabu (12/12).

Dia menambahkan, bayi perempuan yang lahir dengan angka 12 tersebut saat ini kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat dengan berat saat lahir 3,2 kilogram. Sang ibu juga dalam kondisi sehat.

Ibu dari bayi perempuan yang lahir tepat pada angka 12 tersebut, masuk ke RSUP M Djamil Padang, sejak kemarin. Sang ibu dirawat di ruang bersalin rumah sakit tersebut, sebelum melahirkan.

Selain adanya bayi perempuan yang saat ini belum diberi nama oleh orang tua mereka tersebut, di rumah sakit provinsi di Sumatera Barat tersebut, juga ada tiga bayi lainnya yang lahir pada tanggal 12 Desember 2012.

"Tiga bayi lainnya memang lahir pada tanggal 12 Desember 2012, namun tidak tepat pada pukul 12 lewat 12, hanya satu itu yang lahir dengan angka 12 dalam persalinannya," ujar Gustafianof.

Gustafianof juga menambahkan, tiga bayi lainya, juga dilahirkan secara normal, tanpa operasi. Hingga siang ini belum ada bayi yang dilahirkan dengan operasi caesar.
Sumber: Merdeka.com

Lasmini dinikahi 12-12-12 dengan mahar Rp 12 ribu


MERDEKA.COM, Tidak ingin melewatkan momen tanggal 12-12-2012, banyak pasangan pengantin yang memilih tanggal cantik tersebut sebagai hari bahagia mereka. Salah satunya seperti yang dilakukan Tan Verry (24) dan Lasmini (18) yang memilih melangsungkan pernikahannya hari ini. Keduanya merupakan satu dari tiga orang yang menikah hari ini di KUA Kecamatan Tambora.

Selain memilih tanggal 12 Desember 2012, pasangan yang merupakan warga Bandengan Utara, RT 11 RW 10, Pekojan, Jakarta Barat, keduanya juga sepakat menikah pada pukul 12.00 WIB. Selain itu pengantin pria yang merupakan seorang mualaf memberikan mahar sebesar Rp 12 ribu. Mahar tersebut berupa 1 lembar uang pecahan Rp 10 ribu dan 1 lembar uang pecahan Rp 2 ribu.

"Kami menganggap tanggal itu tanggal cantik, agar selalu diingat, berkah, dan langgeng," kata Tan Verry, saat ditemui seusai melangsungkan pernikahan di kantor KUA Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (12/12).

Mengenai uang mahar sebesar Rp 12 ribu, dirinya tidak mau tanggung-tanggung memanfaatkan tanggal unik ini. "Kalau mau unik, unik sekalian," ujarnya.

Hari ini, sebanyak 66 orang pasangan melangsungkan pernikahan di delapan kantor KUA di wilayah Jakarta Barat.
Sumber: Merdeka.com

12-12-12, Asteroid "Kentang" Mendekati Bumi



Pada tahun 1934, astronom menemukan asteroid Toutatis yang memiliki ukuran 4,3 x 2,6 km dan massa 50 milyar ton. Sesaat setelah ditemukan, asteroid itu tak terlacak hingga kembali ditemukan pada tahun 1989.

Minggu depan, tepatnya pada Rabu (12/12/2012), asteroid tersebut akan melintas di titik terdekat dari Bumi. Ini adalah kesempatan untuk mengamati asteroid berbentuk kentang itu, walaupun sulit diamati bila hanya dengan mata telanjang.

"Pada 2012 ini perlintasan-dekat Toutatis akan terjadi pada 12 Desember 2012 pukul 13:40 WIB mendatang sejauh 'hanya' 6,95 juta km atau hanya 18 kali lebih jauh dibanding Bulan," kata astronom amatir Ma'rufin Sudibyo lewat Facebook, Selasa (4/12/2012).

Menurut Ma'rufin, titik di Bumi yang akan mencapai jarak terdekat dengan asteroid nantinya adalah Samudera pasifik. Asteroid hanya akan tampak sebagai bintik cahaya yang sangat redup, bermagnitud 8. Magnitud menyatakan kecerlangan benda langit, semakin negatif, semakin terang.

Ma'rufin menegaskan, asteroid itu hanya lewat di titik terdekatnya dengan Bumi, tidak akan menumbuk Bumi. Jadi, melintasnya asteroid ini takkan menyebabkan kerugian bagi manusia, apalagi menyebabkan kepunahan massal alias kiamat.

Meski demikian, ia menguraikan dampak yang mungkin terjadi bila Toutatis menghantam Bumi. Jika asteroid ini jatuh di tanah sedimen gamping atau sejenisnya, asteroid akan melepaskan energi mencapai 84 kali bom Hiroshima.

"Asteroid bakal mengoyak titik tumbuknya menjadi kawah selebar 39 km dengan akumulasi panas mampu membakar obyek sejauh 700 km. Sementara gelombang kejutnya mampu memorak-porandakan kawasan seluas 5,6 juta km persegi tanpa ampun," jelas Ma'rufin.

"Jika Toutatis jatuh di lautan, terbentuk megatsunami yang demikian massif sehingga pada jarak 10.000 km dari titik tumbuknya, gelombangnya masih setinggi 36 meter (periode 260 detik) yang menjalar secepat 200 km/jam," tambahnya.

Dampak hebat lain adalah gangguan lingkungan. Bila diasumsikan bahwa asteroid memiliki kandungan belerang 6,25, maka saat tumbukan asteroid akan melepaskan 576 juta ton aerosol dan sulfat ke atmosfer. Senyawa itu akan menjadi penghalang sinar Matahari ke Bumi.

Jika ukuran molekul aerosol 0,1 mm, maka sinar Matahari akan berkurang 10 persen. Dampaknya, suhu Bumi menurun 7 derajat Celsius. Perubahan iklim mendadak akan terjadi. Gangguan ini berpotensi menewaskan 1 dari 100 orang.

Asterois Toutastis merupakan asteroid yang mengorbit Matahari di wilayah antara Bumi dan Jupiter. Benda langit ini melintas di titik terdekat dengan Bumi setiap 4 tahun, sesuai periode revolusinya mengelilingi Matahari.


Sumber : http://sains.kompas.com/read/2012/12/05/10030631/121212.Asteroid.Kentang.Mendekati.Bumi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

12-12-12, Ibu Hamil di Medan Ngotot Lahirkan Pukul 12.12


Medan - Fenomena 12-12-12 dimanfaatkan para ibu hamil untuk melahirkan anaknya. Bahkan ada yang ngotot anaknya lahir persis pada jam 12.12 WIB.

Di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris Jl. Samanhudi, Medan, para dokter kandungan sibuk luar biasa. Sudah 16 bayi yang dibantu proses lahirnya sejak subuh. Termasuk di antaranya sepasang bayi kembar.

Salah seorang dokter di RSIA Stella Maris, Candy Gunawan menyatakan, kemungkinan pada hari ini rumah sakit tersebut akan membantu proses kelahiran 21 bayi. Ada lima bayi lagi yang kemungkinan lahir hingga malam nanti baik secara normal maupun operasi caesar.

"Ada sembilan yang sudah lahir dengan proses normal pada hari ini, namun ada juga atas permintaan orangtua bayi karena tanggalnya dipandang baik," kata Gunawan, Rabu (12/12/2012).

Tidak sekadar mengatur kelahiran pada tanggal 12, bahkan ada ibu yang berkeinginan anaknya lahir persis pada jam 12 lewat 12 menit. Namun permintaan seperti ini relatif sulit dipenuhi karena bergantung proses yang berlangsung serta situasi sang ibu.

Ada yang ketubannya sudah lebih dahulu pecah, sehingga kelahirannya tidak bisa ditahan. Selain itu kapasitas ruang operasi juga terbatas, sementara yang antre juga banyak. Sedangkan kapasitas ruangan untuk bayi tidak ada masalah.

Kondisi serupa juga terjadi di RSIA Rosiva di Jl. Bangka. Ada sejumlah ibu yang berharap bisa melahirkan pukul 12.00 WIB. Suster Kepala RSIA Rosiva, Ita menyatakan, ada 12 bayi yang dijadwalkan lahir pada hari ini.

"Ada yang lahir pada hari ini, karena memang sudah kontraksi pada hari ini," kata Ita.

(rul/try) 

Ratakan 700 Gunung untuk Bangun Kota

Proyek ambisius ini bakal menelan biaya Rp34 triliun.

Ledakan penduduk jadi masalah paling serius yang dihadapi China saat ini. Tak heran, mereka pun sampai harus meratakan 700 Gunung untuk membangun kota.

Dilansir Orange.co.uk, Minggu 9 Desember 2012, salah satu firma konstruksi terbesar di negara itu menyebutkan 700 gunung akan diratakan dengan biaya mencapai 2,2 miliar pound sterling atau sekitar Rp34 triliun.

Kota 'baru' itu akan berdiri di lahan seluas 500 mil persegi di New Are Lanzhou--80 km dari kota Lanzhou atau 966 km dari Beijing.

Para pejabat lokal daerah kepada China Daily mengatakan langkah tersebut akan meningkatkan GDP area itu hingga 27 miliar pound sterling dalam 17 tahun ke depan. 

China memang tengah gencar membangun area-area untuk penduduk miskin. Pembangunan kota 'baru' ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan wilayah barat China.

"Pembentukan daerah Baru Lanzhou menandai upaya negara untuk mempercepat pengembangan wilayah barat," kata Qin Yucai, Direktur Regional untuk Pembangunan Nasional dan Komisi Reformasi China.

Kota yang terletak di sisi Sungai Kuning itu sudah lama dikenal sebagai kota paling terpolusi di negara Tirai Bambu. Kota ini juga sering kekurangan air.

Adapun sosok utama di balik rencana ambisius ini adalah Yan Jiehe (52 tahun), salah satu lima orang terkaya di China. 

Perataan gunung bukan hal baru. Sekitar 15 tahun lalu tepatnya November 1997, hal yang sama telah direncanakan di kota ini. Meski skalanya jauh lebih kecil, gagasan utamanya tetap sama.

© VIVA.co.id

Kisah Nenek kembar PSK di Belanda

oleh Jan Hennop | AFP News

Di sebuah gang yang sibuk di distrik red light di Amsterdam, terlihat kerumunan orang yang saling sikut-sikutan untuk bisa berfoto bersama dua nenek paling terkenal di Amsterdam: nenek kembar Louise dan Martine Fokkens, dua pekerja seks komersial tertua di ibu kota Belanda tersebut.

Sama-sama mengenakan jaket kulit merah dan boot merah, jins merah, serta topi rajut merah, dan syal Stars and Stripes di sekitar leher mereka, dua nenek Fokken ini terlihat mencolok saat berjalan di sepanjang gang yang penuh dengan jendela bingkai merah, tempat perempuan-perempuan setengah telanjang memamerkan tubuh mereka untuk memikat pelanggan.

Penduduk lokal, tua dan muda, antri untuk sekadar mengobrol, sementara para turis yang lalu-lalang hanya melihat kebingungan.

"Lihat, itu ada 'ouwe hoeren' (bahasa Belanda untuk pelacur tua)," Koen Booij, 19, berseru sebelum mendekati Martine dan memberikan kartu pos bertandatangan yang mengiklankan buku terbaru kedua saudari kembar tersebut tentang sisi kotor Amsterdam, tempat Fokkens bersaudara bekerja sebagai PSDK selama setengah abad terakhir.

Sejak awal 1960an, Louise, lalu Martine, sudah bekerja di kawasan "Wallen", salah satu area lampu merah paling terkenal di dunia.

Kini diperkirakan ada 5000-8000 pekerja seks aktif di Amsterdam -- tapi hanya sebagian yang melakukan bisnis mereka dari balik 370 jendela bingkai merah di kawasan tersebut, menurut catatan resmi balai kota.

Saudari kembar berusia 70 tahun tersebut mulai terkenal tahun lalu, ketika sebuah film dokumenter berjudul "Ouwehoeren" dan kemudian diterjemahkan menjadi "Meet the Fokkens" yang menceritakan kehidupan mereka diputar di International Documentary Film Festival di Amsterdam.

Saking suksesnya, tahun ini pun festival kembali memutar dokumenter tersebut.

Dua buku -- satu sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris, Prancis, dan bahasa lain -- tentang kehidupan dua saudara ini di balik tirai merah pun terbit.

Mereka kini menjadi selebritas setelah mendapat slot reguler di acara bincang-bincang tengah malam tentang seks dan obat-obatan di televisi Belanda, Oktober lalu.

Buku kedua mereka, "Ouwehoeren op reis" (Pelacur Tua Berperjalanan) baru saja diluncurkan. Penerbit Bertram en De Leeuw mengatakan pada AFP bahwa buku tersebut sudah terjual 70 ribu kopi di Belanda, membuatnya masuk ke daftar buku laku.

Saudari Fokkens -- keduanya sudah beberapa kali menjadi buyut -- mengaku sudah melihat semuanya: di kota di mana PSK sudah menjajakan tubuh mereka bagi pelaut yang bertandang dan pencari kesenangan sejak abad ke-15, tak ada yang mengejutkan buat mereka.

"Dari ayah-ayah yang membawa anak laki-laki mereka untuk mendapat 'pengalaman pertama' sampai mereka yang mencari aktivitas kinky, ada banyak macamnya," kata Martine pada AFP, duduk di tempat tidur di balik jendelanya di Oude Nieuwstraat, gang kecil yang penuh dengan lampu neon merah begitu matahari terbenam.

"Kami sudah tidur dengan sangat banyak pria, sampai kamu tak akan bisa menghitungnya," kata Louise, sambil melihat ke arah saudarinya dan tertawa: "Kami bersenang-senang dengan mereka."

Dua tahun lalu, Louise akhirnya gantung sepatu boot stillettonya karena arthritis -- "Saya tak bisa lagi melakukan posisi-posisi seks itu," kata dia, sementara Martine masih bekerja sekali atau dua kali seminggu, termasuk Minggu, spesialisasinya adalah soft-core bondage untuk pria-pria tua.

Pada Oktober awal, kedua saudari kembar ini menjadi fitur reguler di acara bincang-bincang berjudul "Spuiten en Slikken" (Keluarkan dan Telan) sebagai sepasang pemberi nasihat untuk pertanyaan-pertanyaan seputar seks.

"Saya menonton mereka di TV. Menurut saya mereka hebat," kata Booij pada AFP saat menunggu berfoto. "Mereka bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tak bisa dijawab oleh orangtua kita."

"Mereka adalah ahlinya," kata Jeanine, 20, pelajar di University of Amsterdam yang menolak memberi nama belakangnya, sambil meminta reporter AFP untuk mengambil fotonya bersama kedua saudari ini menggunakan ponsel.

"Mereka bilang ke para pria untuk memperlakukan perempuan dengan baik," ujar dia.

Fokkens bersaudara tampak terkejut mereka punya banyak penggemar, tapi kata-kata mereka akan cinta dan hubungan terdengar jujur -- berasal dari pengalaman bertahun-tahun.

Meski terlihat riang dan digambarkan di media seperti sepasang bibi eksentrik yang bekerja di industri seks, ada kisah mereka akan penyiksaan dan kekerasan. 

"Kami tak punya uang. Suami saya minta saya bekerja 'hanya untuk dua tahun'," kata Louise, mukanya tampak keras saat mengingat kejadian itu. "Saya tak tahu pekerjaan apa yang ia maksudkan. Sekarang sudah 50 tahun kemudian."

"Awalnya sangat sulit. Saya harus 'mematikan' pikiran saya. Lama-lama, kondisinya membaik," ujar dia.

Kekerasan dan eksploitasi mendorong saudari kembar ini untuk mendirikan serikat kerja pekerja seks pertama di kawasan tersebut.

Ketika ditanya apakah mereka menyesali hidup mereka, kedua saudari tersebut menggelengkan kepala, "Kami tak menyesali apapun, kecuali bahwa distrik red light kini berubah."

"Saat ini tak ada lagi kode kehormatan, yang disampaikan dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Louise dengan wajah jijik.

"Sekarang perempuan-perempuan itu tak pakai baju. Mereka menjual dan memakai narkoba. Semuanya tentang kriminalitas dan uang. PSK yang baik tak akan memakai obat-obatan," ujar dia.

"Dulu, sesama pekerja saling merawat satu sama lain. Kini tak ada lagi. Tak ada lagi kemanusiaan di distrik red light," ujar dia.

Ikan tanpa mata dan sisik

VIVAnews - Sebuah kelompok konservasi flora dan fauna menemukan seekor ikan langka yang tinggal di dalam gua. Ikan itu diketahui tanpa mata dan sisik, dan hidup di sebuah pulau kecil di Ha Long Bay, Provinsi Quang Ninh, Vietnam.

Dilansir dari Livescience, ikan ini masuk ke dalam spesies yang memiliki namaDraconectes narinosus. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani dan Latin. "Drakon" yang berarti naga, "nectes" berarti perenang, sementara "narinosus" berasal dari bahasa latin yang berarti memiliki "lubang hidung yang besar".

Draconectes narinosus merupakan ikan gua, dan tidak adanya mata dan sisik menjadi salah satu cara beradaptasi saat hidup di gua yang gelap. Ikan ini hidup di air tawar, meskipun letak gua tempatnya hidup berada tidak jauh dari laut.

Lokasi tempat ikan ini ditemukan adalah di Van Gio Island, yang merupakan bagian dari daerah Ha Long Bay. Van Gio Island memiliki luas sekitar 1.300 kaki atau sekitar 400 meter. 

Sementara Gua air tawar tempat ditemukannya Draconectes narinosushanya berada 650 kaki atau 200 meter dari laut.

Para peneliti bersama dengan Fauna & Flora International mengatakan bahwa ikan ini sangat menakjubkan, karena dapat bertahan hidup dalam habitat yang kecil.

Draconectes narinosus adalah salah satu genus atau jenis ikan baru. Saat ini para peneliti belum mengetahui apakah ada ikan-ikan lain yang ditemukan di gua yang sama dan memiliki genus yang sama. Para peneliti masih mencari informasi tambahan terkait temuan ini.

Untuk mengetahui informasi lebih rinci dari Draconectes narinosus bisa dilihat di jurnal "Revue de Suisse Zoologie". (umi)
© VIVA.co.id

Kalau Tak Tahu Malu, Silakan Berenang di Sini




Pantai Gunnison (New Jersey, US)
Selamat datang di pantai-pantai telanjang terbaik di dunia. Di sini Anda tidak diwajibkan untuk menggunakan seutas benang pun di tubuh.

Pantai ini adalah satu-satunya pantai telanjang yang dilegalkan di negara bagian Amerika Serikat tersebut, serta menjadi bagian dari Gateway National Recreation Area di Sandy Hook. Datanglah lebih awal di pantai ini untuk mendapatkan tempat-tempat berjemur terbaik saat cuaca cerah. Anda juga bisa menjadi bagian dari komunitas lokal di sana, Friends of Gunnison, yang sering menjalankan berbagai aktivitas pantai.

Lihat foto lainnya disini

Perempuan Swedia Menggunakan Tengkorak untuk Berhubungan Intim



Seorang perempuan Swedia ditangkap atas kepemilikan tengkorak dan tulang manusia. Jaksa penuntut mengklaim bahwa tengkorak dan tulang manusia itu ia gunakan untuk tujuan-tujuan seksual.

Perempuan berusia 37 tahun itu menyimpan setidaknya enam tengkorak, satu tulang belakang, dan tulang dalam jumlah banyak di apartemnnya di Gothenburg, menurut dokumen penuntutan.

Menurut dokumen tersebut, si wanita menggunakan berbagai bagian tubuh manusia tersebut untuk "macam-macam aktivitas seksual". Buktinya termasuk dua cakram padat berjudul "My necrophilia" dan "My first experience".

Foto-foto dari rumah pemakaman juga ada dalam tumpukan bukti, tersembunyi dalam lemari rahasia di rumah perempuan tersebut. Selain itu, polisi juga menemukan bor dan kantung jenazah.

Meski begitu, polisi tak menemukan bukti bahwa perempuan ini terlibat penggalian kuburan, menurut kantor berita TT.

Perempuan tersebut ditangkap September lalu dan dikenai tuntutan "mengganggu kedamaian orang mati" oleh pengadilan negeri. Di Swedia, perilaku tersebut bisa dikenai hukuman dua tahun di penjara.

Ia mengakui menyimpan barang-barang tersebut dalam apartemennya namun membantah telah melakukan kejahatan, kata juru bicara pengadilan.

"Pada musim panas 2012, dia menjual tiga tengkorak dan satu tulang belakang...kepada seseorang di Uppsala," kata jaksa dalam tuntutannya.

"Moral adalah batasan saya dan saya siap menerima hukuman jika sesuatu terjadi. Saya siap menanggung akibatnya," tulis perempuan tersebut dalam sebuah forum internet beberapa tahun lalu, menurut harian Goeteborgsposten.

"Saya ingin pria seperti ini, hidup atau mati, yang membuat saya bisa menemukan kebahagiaan seksual di luar hubungan kami," tambah perempuan tersebut yang mengaku punya pacar.

Koran juga melaporkan bahwa kode akses menuju rumah pemakaman juga ditemukan di apartemen si wanita. Pengadilan mewajibkan perempuan tersebut menjalani evaluasi psikis, hasilnya ia dinyatakan waras secara hukum.

Kehidupan di Rumah Kapsul




Kehidupan di China saat ini amat berat. Jumlah penduduk yang amat masif banyaknya berarti juga persaingan hidup yang aamat keras. Saat ini, harga sewa tempat tinggal per bulan di China sudah melambung tinggi. Bahkan, beberapa orang harus rela tinggal di sebuah ruangan berukuran 4,5 meter persegi dan berbagai tempat dengan orang lain.


Siapa pun bisa mengintip cara hidup para kaun urban pekerja di Provinsi Hubei, China, ini. Seorang pemilik gedung mengubah gedung setinggi enam lantai miliknya menjadi 55 "rumah kapsul". Setiap ruangan yang disebut dengan "kapsul" ini berfungsi sebagai ruang tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dan sekaligus dapur.


Tentu saja ini terasa sempit dan sesak. Meski hanya berupa sebuah ruangan kecil, pemilik gedung mematok biaya sewa per bulan hingga sekitar Rp 600.000 per bulan. Mahal sekali dan terasa mencekik.
(CNN, What's On Xiamen)

Mobil Mainan Berumur 7500 Tahun



"Mobil mainan" dipamerkan bersama boneka mainan dan peluit (semuanya terbuat dari batu) di Museum Mardin. Arkeolog Mesut Alp melaporkan bahwa mobil mainan itu paling tidak berusia 7.500 tahun atau bertanggal kembali ke akhir Zaman Batu. Ketika berbicara dengan wartawan dari kantor berita Cihan dan dengan reporter Todays Zaman, Alp bersikeras bahwa benda itu adalah mobil mainan.

Direktur Kebudayaan dan Pariwisata Mardin, Davut Beliktay, menegaskan bahwa benda yang dipamerkan salah satunya adalah mobil mainan berusia 7.500 tahun. Beliktay mengatakan bahwa mobil itu "seperti salinan" mobil hari ini, menambahkan bahwa benda itu juga menyerupai traktor. Namun sahabat anehdidunia.com, ia tidak menjelaskan bagaimana mobil mainan bisa berusia 7.500 tahun. Mengomentari mainan kuno lainnya, ia berkata: "Kami percaya bahwa peluit dan boneka berasal dari 5.000 hingga 6.000 tahun yang lalu. Peluit-peluit masih dalam kondisi baik". Beliktay mengatakan kepada pers bahwa informasi yang komprehensif mengenai mobil mainan 7.500-tahun itu akan segera dirilis.

Hal ini bisa menjadi anomali sejarah yang menarik; dan dengan melihatnya, mungkin mainan ini lebih menggambarkan sebuah kereta/chariot daripada sebuah mobil. Tapi meskipun seandainya mainan ini memang kereta, tetap menjadi penemuan yang menarik karena usianya yang 7500 tahun. Namun kita hanya bisa berharap mereka (para ahli dari turki itu) akan menjelaskan dengan tepat bagaimana mereka berpikir bahwa mereka memiliki mobil mainan yang berusia ribuan tahun, dan bukan kereta mainan, yang jauh lebih masuk akal.




Suami Tuntut Istri Rp1,2 Miliar Gara-gara Anak Buruk Rupa


VIVAlife - Seorang suami mengugat cerai sang istri sekaligus menuntut ganti rugi karena telah melahirkan seorang bayi perempuan yang menurutnya sangat "jelek". Tuntutan suami yang bernama Jian Feng dari China utara dikabulkan pengadilan. Bahkan dia juga berhak atas ganti rugi senilai US$ 120 ribu atau Rp1,2 miliar. 

Jian berpendapat bahwa istrinya telah menipunya untuk hidup dalam pernikahan dengan menjalani bedah plastik demi mempercantik diri. Sebelum menikah, istrinya tak pernah memberi tahu mengenai bedah kosmetik yang pernah ia jalani. Jian menyadari hal ini saat sang istri melahirkan anak mereka.

"Saya menikahi istri saya dengan cinta. Tapi segera setelah kami memiliki putri pertama, perkawinan kami mulai bermasalah. Putri kami sangat jelek, melihatnya sampai membuat aku merasa jijik," ucap Jian seperti dilansir Fox 31.

Mulanya Jian menuduh istrinya telah berselingkuh. Sebab, anak mereka benar-benar tak mirip dengan salah wajah satu orangtuanya. 

Setelah didesak, istrinya mengaku telah menjalani bedah kosmetik senilai 62 ribu poundsteling atau Rp961 juta untuk merombak penampilannya sebelum keduanya bertemu. Operasi kosmetik ini dilakukan di Korea Selatan.


Sebuah gambar yang beredar di Twitter dan sebuah blog di China memperlihatkan dua buah foto yang memperlihatkan wajah istrinya sebelum dan setelah dioperasi. Ada juga foto seorang bayi yang diduga bayi pasangan tersebut. Namun, tak satupun hal ini dikonfirmasi. (umi)
 

Sponsor

Sponsor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Romes Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger