Headlines News :

Free Blogger Templates

Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Hati-hati, 5 Kasus kriminalitas yang terjadi di angkot


Angkot ternyata masih menjadi tempat mengerikan bagi kaum hawa. Annisa Azward (20), mahasiswi Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia meregang nyawa setelah loncat dari angkot. Diduga Annisa nekat berbuat itu karena takut diculik oleh sopir. 

Wanita asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat ini, nekat melompat dari angkutan umum KWKU 10, jurusan Sunter-Muara Angke. Kala itu Annisa hendak menuju rumah saudaranya bernama Sasmika di wilayah Pademangan Timur, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

Kasus Kriminalitas di dalam angkutan umum sebenarnya bukan cerita baru. Di Jakarta Timur, seorang penumpang bernama Haerudin (42) tewas setelah melompat dari Mikrolet M06A saat dua orang pengamen meminta uang kepadanya dengan cara memaksa.


Berikut 5 kasus kriminalitas yang terjadi di dalam angkutan umum :

Kisah bejat Ari Wibowo, siksa anak dan jual istri



Sungguh bejat aksi Ari Wibowo. Bapak dua anak ini tega menganiaya anaknya dengan cara melindas dengan motor. Tak hanya itu, sang istri juga kerap dia jual kepada lelaki hidung belang.

"Iya dia sedang diproses terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak. Dia juga mungkin kena human trafficking," ujar petugas unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Depok yang enggan disebutkan namanya kepada merdeka.com, di Mapolres Depok, Sabtu (10/11).

Kejadian tersebut terungkap sejak Sabtu (3/11) lalu. Saat itu suami istri yaitu Ari Wibowo dan Rosiana terlibat pertengkaran hebat. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Pertengkaran di rumah itu membuat Rosiana ke luar rumah sambil membawa anaknya, Ananda (4). Sedangkan anak pertamanya Exel juga lari ke arah kanan rumah.

Melihat anak istrinya lari, Ari tambah naik pitam. Dia mengejar dengan menggunakan sepeda motor Scorpio merah. Sang istri pun ditabrak dan Ananda, anaknya kandungnya sendiri dilindas.

Melihat kejadian itu, warga di sekitar Kompleks BNI, Kampung Prigi, RT 01/05, Sawangan, Depok langsung menangkap Ari. Namun pelaku tidak dihajar warga.

Warga lalu menyarankan agar Rosiana melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib. Malam hari itu juga sekitar pukul 21.00 WIB, Ros mengadukan perlakukan suaminya kepada aparat kepolisian, dan pelaku langsung ditangkap.

Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas PPA Satreskrim Depok, selain dianiaya Ros ternyata juga sering dijual oleh suaminya. Ros diminta melayani nafsu para lelaki hidung belang.

"Ngakunya dia dijual juga. Dia dijual antara Rp 300 sampai Rp 500 ribu sekali kencan," terangnya.
Sumber: Merdeka.com

Novi Amalia dan 5 Foto Telanjang Nyaris Bugil Novi Amelia Diborgol Dengan Bikini



Foto Novi Amalia yang tengah diamankan dalam keadaan nyaris telanjang masih terus beredar. Entah siapa pelakunya, namun ada dugaan kuat bahwa pengambil foto-foto itu adalah petugas yang memiliki akses masuk ke dalam ruang kepolisian.

Menurut anggota Komisi III DPR, Ahmad Basarah, foto bugil Novi Amelia bisa mencoreng nama baik Polri. Apalagi dalam salah satu fotonya, tampak dua petugas seolah sedang bersantai di dekat Novi tanpa berusaha menghalangi pemotretan atau semacamnya.

“Tindakan mengeksploitasi tubuh Novi yang dalam keadaan tidak sadar akibat pengaruh narkoba adalah tindakan yang sangat biadab dan mencoreng wajah Polri,” ujarnya saat menanggapi foto telanjang Novie Amalia.



Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsy, menuturkan hal serupa. Menurutnya, Novie Amelia sebagai tersangka kecelakaan memiliki hak-hak yang juga harus dipenuhi sesuai dengan pasal 5 Permenkeh RI No : M.04.UUM.01.06 Tahun 1983.

Beliau juga mengungkapkan bahwa pengambil dan penyebar foto Novi Amilia bisa dijerat UU ITE. Ia pun menuntut kasus ini diungkap secara jelas, tak peduli apakah pengambil foto Novi adalah polisi atau bukan.

“Saya rasa polisi harus mengungkap pengambil foto dan yang menyebarkannya ke internet, mereka bisa dijerat dengan UU ITE,” ujarnya. “Perlu ada penelusuran siapakah sebenarnya yang mengambil gambar tak senonoh tersebut, tak peduli apakah hal itu dilakukan anggota ataupun bukan.”

Sementara itu model yang pernah bekerja pada majalah Popular tersebut telah menjalani tes di Badan Narkotika Nasional dan langsung dirawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Pengacara Novi, Chris Sam Sewu, menuturkan bahwa saat ini kliennya tersebut masih menjalani detoksifikasi.

Kebohongan Novi, si pengendara setengah bugil mulai terbongkar


Novi Amalia, namanya mendadak tenar akhir-akhir ini. Bukan lantaran posenya di majalah dewasa, tetapi karena aksinya dalam mengemudi. Model cantik nan seksi ini mengemudi hanya mengenakan celana dalam dan bra.

Tak hanya itu, perempuan 25 tahun ini juga menabrak 7 orang termasuk dua petugas polisi yang berusaha menghentikan laju Honda Jazz merah B 1864 POP yang dikemudikan Novi.

Namun banyak kejanggalan dalam kasus ini. Novi melalui pengacaranya kerap menyampaikan bahwa dirinya sering mendapat bisikan-bisikan gaib. Benarkah?

Satu persatu kebohongan-kebohongan Novi mulai terbongkar. Kebohongan pertama Novi yang terbongkar adalah alamat tempat tinggalnya.

Dalam alamat yang didapat oleh polisi, Novi tinggal di Jalan Masda No 13 A Rt 6/9 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Tapi ternyata alamat itu palsu belaka. Polisi sempat kebingungan mencari di mana model cantik itu tinggal.

Akhirnya diketahui Novi tinggal di Apartemen Sudirman Park tower A lantai 18 BB. Polisi pun menggeledah apartemen mewah milik Novi. Novi diketahui tinggal seorang diri di apartemen itu.

Kebohongan kedua Novi adalah mengenai status perkawinannya. Dalam Kartu Keluarga, disebutkan bahwa perempuan ini telah menikah. Namun belakangan hal itu juga kebohongan belaka.

"Kalau bilang ke saya dia belum menikah. Tapi kalau dibilang ada keterangan di KK sudah menikah saya tidak tahu itu saya lebih percaya klien saya," kata kuasa hukum Novi Cris Sam Siwu di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (15/10).

Faktanya memang sejak Kamis (11/10), setelah Novi ditahan tidak ada suami yang menengok Novi. Keluarga Novi pun tak tampak di kantor polisi atau di RS Polri. 

Sebelumnya rekannya juga menyebut bahwa Novi rajin salat, tetapi kenyataannya yang bersangkutan juga nenggak ekstasi dan miras Chivas Regal. soal kondisi kesehatannya saat ini juga menimbulkan tanda tanya. Lalu kebohongan apalagi yang akan terbongkar?

Novi Amalia Foto Saat Ditangkap Dengan Borgol dan Pakaian Dalam


Nama Novi Amalia kerap dibicarakan lantaran ia menabrak tujuh orang di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, setelah mengemudikan Honda Jazz merahnya dalam keadaan setengah telanjang dan ugal-ugalan. Baru-baru ini, beredar foto Novi saat baru ditangkap oleh kepolisian.

Dalam foto yang beredar, tampak Novi Amelia yang duduk lemas dengan rambut pendek sebahu yang sedikit acak-acakan. Model yang positif menggunakan narkoba jenis ekstasi ini hanya mengenakan bra dan celana dalam warna biru.

Novi Amilia yang seolah setengah sadar tersebut juga dalam keadaan diborgol. Kedua tangannya diarahkan ke belakang, terikat borgol sehingga ia sulit bergerak. Foto-foto inipun menyebar cepat lewat berbagai jejaring sosial termasuk BBM.

Seperti yang sudah diketahui, sebelumnya Novie Amelia memang mengejutkan publik karena menabrak sejumlah pejalan kaki termasuk dua polisi yang berusaha menghalanginya. Saat ditangkap Novi memang tampak teler dan lemas, namun model majalah dewasa ini sempat mengamuk di kantor kepolisian.

Selain berteriak-teriak dan menggebrak meja, Novi Amalia menolak mengenakan baju yang dibawakan oleh polwan. Menurut sebuah sumber, Novi stres karena sedang sepi job. Ia pun menghabiskan waktunya dengan dugem dan terjerumus ke obat-obatan terlarang.

Saat ini Novi dikabarkan masih menjalani perawatan fisik dan psikis di RS Kramat Jati. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa Novi akan dirawat sekitar satu minggu, dan selama itu pula polisi belum bisa memeriksa Novi dan harus menunggunya sampai sembuh.

Novi Amalia di Foto Hampir Bugil Oleh Oknum Polisi?


Novi Amalia, model yang menabrak 7 orang di kawasan Taman Sari dalam keadaan setengah telanjang tersebut semakin sering diperbincangkan. Apalagi baru-baru ini kembali beredar foto Novi Amelia yang hampir bugil setelah diamankan oleh pihak kepolisian.

Dalam foto yang beredar tampak Novie Amelia tengah berdiri di atas kasur hitam di sebuah ruangan. Dengan tangan yang tampaknya masih terborgol, Novi yang diduga masih di bawah pengaruh obat-obatan melihat ke arah kamera. Parahnya, beberapa area pribadi tubuhnya tertangkap jelas oleh kamera.


Sebelah bra Novi Amilia tampak turun, sehingga dadanya pun terekspos cukup jelas. Tak hanya itu, celana pendek yang ia kenakan juga melorot sehingga bagian kewanitaannya terlihat. Foto inipun langsung menghebohkan publik sekaligus menuai kecaman, apalagi si pengambil foto diduga adalah oknum polisi, satu-satunya yang bisa mengakses ruangan tempat Novi diamankan.

Eva Kusuma Sundari selaku anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat menyayangkan peredaran foto itu. Menurutnya, Novi berhak mendapat perlindungan. Ia juga mengecam tindakan pelecehan seksual berupa pengambilan foto saat Novi dalam keadaan hampir bugil.

“Polisi nyata tidak mengintegrasikan perspektif HAM perempuan dalam menjalankan tupoksinya,” ujar Eva. “Novi belum sepenuhnya sadar dari pengaruh obat-obatan sehingga berhak mendapat pelindungan, termasuk dijaga kehormatannya mengingat yang bersangkutan tidak mampu menjaga dirinya. Ironis jika dia justru menjadi obyek tontonan dan pelecehan seksual.”
sumbar

Video : Aksi Brutal Geng Motor Aniaya Lawan Hingga Tewas

Aksi brutal geng motor yang mengeroyok seorang lawannya hingga tewas di Jalan Danau Sunter, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu malam lalu 7 April 2012 terekam kamera pengintai CCTV.

Video Mesum Fatma Trans TV

Video Porno Fatma Trans TV. Kalau difikir lagi, kasus video mesum ini seperti sedang trend sekarang ini, hanya saja kenapa kok harus video porno yang muncul? Setelah kasus video Luna Maya-Ariel dan video Cut Tar-Ariel yang sampai sekarang masih terasa panas ditelinga kita, kemudian disusul dengan video mesum "The Jek Ngesbray". Sekarang disusul oleh Video Mesum Fatma TRANS TV. Terlepas dari benar atau tidaknya video tesebut, pihak TRANS TV merasa sangat dirugikan.

Dari pihak Stasiun TRANS TV memang membantah kebenaran dari video tersebut. Menurut Head of Marketing Public Relations Trans TV A Hadiansyah Lubis dalam rilisnya yang diterima Tempo hari ini, video yang telah beredar di dunia maya itu diambil dari sebuah laman porno oleh oknum dan mengganti judul videonya menjadi "Fatma-TRANS TV". Dan sekarang mereka sudah mengadukannya ke Mabes Polri terkait video tersebut.

Video Fatma TRANS TV tersebut diperkirakan sudah beredar sekitar tahun 2008 yang lalu. Berdasar informasi yang dihimpun kemarin beredar video porno berjudul Fatma-TRANS TV. Dalam video tersebut terdapat adegan seorang wanita tengah melakukan hubungan seks dengan seorang laki-laki.

Entah dari mana nama Trans TV dicatut oleh pengunggah video tersebut. Karena rekaman berdurasi tiga menit itu tidak ada sangkut pautnya dengan salah satu stasiun televisi swasta nasional tersebut.

ABG Digilir 9 Pria, Plus Diantaranya Kakek 74 Tahun

ABG Digilir 9 Pria, plus diantaranya kakek 74 tahun. Hancur sudah harapan dan masa depan Bunga (12) (bukan nama sebenarnya), siswa kelas 2 SD di Desa Ndungga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, dirusak oleh 9 laki-laki dengan menidurinya.

Perbuatan bejat mereka meniduri Bunga dengan mengiming-imingi uang Rp 10.000-Rp 100.000. Ayah bocah itu, Arnoldus Ado telah meninggal tahun 2004, dan ibunya, Ny Maria Mide menjadi buruh migran di Malaysia sejak 2006 dan belum pernah kembali sampai sekarang.

Sehari-hari Bunga bersama kakak dan 2 adiknya tinggal di rumah bibinya, meski sering pula dia menumpang tidur di rumah tetangga yang lain.

Bunga justru menjadi korban bujuk rayu warga setempat, mulai dari yang remaja, Patrisius

Rhewa (14) sampai kakek-kakek, Mateus Donggo (74) yang tega meniduri korban untuk melampiaskan nafsu bejat mereka.

Itu biasa dilakukan siang hari, ketika korban pulang sekolah, baik di rumah korban, tersangka atau di kebun. Di siang hari, kondisi kampung memang relatif sepi, sebab umumnya warga ke ladang atau kebun.

Kasus itu terungkap 3 September lalu ketika Marianus Lando (28) yang semula hendak mengajak tidur korban, tapi ternyata dilihatnya Martinus Leta (60), warga kampung yang lain sudah lebih dulu bersetubuh dengan korban di kebun.

Rupanya Marianus jengkel karena nafsu setannya tak terlayani, dia pun melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat, Matias Bari.

Kemudian digelar pertemuan warga pada 7 September, yang semula hendak diselesaikan secara kekeluargaan, tapi seorang Babinsa mengusulkan ke keluarga korban untuk melaporkan ke polisi.

Akhirnya disepakati kasus itu dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Ende pada 9 September, dan yang melaporkan Matias Bari dengan saksi Marianus Lando, dan tersangka Martinus Leta.

"Setelah korban hari itu juga kami mintai keterangan, ternyata terungkap pelaku 9 orang, tiga di antaranya adalah ketua RT, saksi, dan tersangka sendiri. Jadi 3 orang itu langsung kami tahan," kata Kepala Polsek Ende Ajun Komisaris Yulius Ola, Kamis (30/9/2010), di Ende.

Enam tersangka yang lain adalah Patrisius Rhewa (14), Adrianus Pati (15), Filipus Ngoto (15), Kosmas Remba (18), Mateus Donggo (74), dan Nikolaus Nai (60).

Bahkan korban juga mengungkapkan, tersangka Kosmas Remba pernah berbuat hal serupa terhadap dirinya tahun 2009 sekali.

Dan korban yang sering tidur di rumah ketua RT, bahkan sampai seminggu ditiduri juga oleh ketua RT sendiri.

Menurut Kepala Polsek Ende, Yulius, para tersangka dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto Pasal 287 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Ini Identitas Korban Penembakan Trigana


Pagi ini, Minggu 8 Maret 2012, pesawat Trigana Air ditembaki kelompok bersenjata tak dikenal saat mendarat di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua.

Satu penumpang tewas dan empat orang lainnya luka-luka dalam aksi penembakan membabi-buta tersebut. Berikut nama-nama korban seperti yang dirilis Mabes Polri siang ini:

1.    Leiron Kogoya Muliambut, 35 tahun, Kristen, wartawan Papuapos Nabire. Ia menderita luka tembak di leher bagian kanan yang mengakibatkan meninggal dunia.
2.    Beby Astek, 40 tahun, Kristen, kapten pilot, kena serpihan di mata kaki sebelah kiri.
3.    Yanti Korwa, 30 tahun, Kristen, ibu rumah tangga, kena serpihan di lengan kanan.
4.    Papua Korwa, 4 tahun, Kristen, kena serpihan di jari tangan kiri.
5.    Willy Resubun, 30 tahun, Kristen, copilot, kena serpihan peluru di jari tangan kanan.

“Saat ini petugas Polri dibantu unsur TNI masih mengejar pelaku,” kata Kabag Penum Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar dalam rilis pers yang diterima VIVAnews. Menurutnya, pesawat Trigana Air PK-YRF itu hilang kendali setelah ditembaki sehingga menabrak rumah hitam yang berlokasi di pinggir bandara.

Sementara itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto sangat menyesalkan dan mengutuk pelaku penembakan pesawat Trigana Air. “Pengejaran terhadap kelompok bersenjata ini terus dilakukan,” tegas Djoko dalam pesan tertulis kepada VIVAnews.

Menurutnya, aksi-aksi penembakan semacam itu sangat mengganggu upaya pemerintah dalam memprioritaskan pembangunan di Papua. “Apalagi pesawat udara di pedalaman Papua diperuntukkan guna mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat Papua, baik bahan makanan pokok maupun bahan bakar minyak,” kata dia. (eh)

• VIVAnews

Geng Motor Serang Posko FPI


BOGOR- Puluhan anggota geng motor dan preman menyerang posko Front Pembela Islam (FPI) Sukaraja yang terletak di jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (8/4/2012).

Akibat kejadian tersebut, lima motor rusak dan belasan laskar FPI luka-luka. Bahkan, tiga anggota lascar FPI mengalami luka serius. Dugaan sementara penyerangan tersebut dilatarbelakangi pelarangan tempat maksiat di jalan Alternatif Sentul.

Dari informasi yang dihimpun, puluhan anggota geng motor yang datang dari Arah Sentul tiba-tiba berhenti di depan posko dan langsung menyerang membabi buta.

Sementara itu, Juru bicara FPI Sukaraja Syaifudin mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sukaraja.

Syaifudin mengungkapkan, penyerangan itu diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor yang biasa mangkal di depot jamu yang sering digunakan sebagai kegiatan maksiat.

Dugaan sementara, aksi penyerangan tersebut dilakukan para geng motor yang terganggu dengan keberadaan FPI karena telah melarang tempat maksiat yang ada di sekitar jalan Alternatif Sentul.
(Endang Gunawan/Sindo TV/ugo)

Gadis 10 Tahun Jadi Ibu Termuda

Seorang gadis di Kolombia didaulat sebagai ibu termuda di dunia. Gadis muda yang berasal dari daerah di Semenanjung Guajira, bagian utara Kolombia itu melahirkan seorang bayi perempuan dengan selamat dalam usia yang masih sangat belia, 10 tahun.

Seperti dilansir laman dailymail.co.uk, Jumat 6 April 2012, ibu muda itu melahirkan secara cesar dengan usia kehamilan yang telah mencapai 39 minggu. Setelah sebelumnya gadis asal Kota Manaure itu mengeluh terkait kondisi kehamilannya kepada dokter. Saat tiba di rumah sakit, gadis itu mengalami pendarahan hebat akibat kontraksi.

Dokter pun memutuskan untuk melakukan operasi yang sangat berisiko, mengingat usia si ibu masih sangat belia. Operasi akhirnya berjalan lancar, sang ibu dan anaknya selamat dan kondisinya sehat. Bayi mungil perempuan itu lahir dengan bobot sekitar 5 pon atau sekitar 2,26 kilogram.

Sayangnya, identitas sang ayah dari anak tersebut belum diketahui. Kepolisian Kolombia seharusnya bisa menuntut sang ayah, karena telah melakukan hubungan seks di bawah umur. Akibat hubungan terlarang itu, gadis itu akhirnya melahirkan anak pada usia yang masih sangat muda.

Masyarakat sekitar pun tutup mulut mengenai identitas sang ayah. Namun, beberapa surat kabar Kolombia berspekulasi bahwa ayah anak tersebut ditaksir anak berusia 15 tahun. Kabar lain menyebutkan seorang pria 30-an tahun. (art)


• VIVAnews

Gadis Kalimantan Barat Diperkosa 18 Remaja

Nasib malang menimpa gadis remaja, NA (16), di Kubu Raya, Kalimantan Barat. Gadis belia itu diperkosa oleh 18 remaja pria di sejumlah tempat di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu malam 4 April 2012.

Menurut Kepala Satreskrim Polres Pontianak, Komisaris Puji Prayitno, pemerkosaan ini bermula saat NA nongkrong bersama pacarnya, Ha, di Bundaran Alianyang pada pukul 23.00 malam waktu setempat. Tak lama berselang, dua pria yang belakangan diketahui berinisial Lo dan Dm, mendatanginya dan langsung memukul Ha.

Lo dan Dm kemudian merampas telepon genggam Ha. Setelah merampas HP, keduanya langsung kabur dari Bundaran Alianyang. Ha yang ketakutan juga kabur meninggalkan NA begitu saja. NA kemudian naik sepeda motornya untuk mencari pertolongan.

NA berhenti di salah satu gudang kontainer yang berada di Jalan Trans Kalimantan. Sambil menangis, NA mendatangi sejumlah remaja yang tengah berada di lokasi itu. Berniat meminta pertolongan.

Namun, di antara remaja-remaja itu terdapat Lo dan Dm yang merampas telepon genggam Ha. Lo dan Dm bersama enam teman mereka, yaitu Ar, An, Ms, Ro, Bo dan Mr X. Bukan pertolongan yang didapat NA. Dia justru dicekoki minuman keras oleh remaja-remaja berandalan itu. Tak kuasa menahan efek alkohol, NA pun mabuk.

Delapan remaja itu kemudian memerkosa NA. Mereka bergiliran melampiaskan nafsu birahinya kepada NA di gudang itu. Belum puas, Lo menggiring NA kembali ke Bundaran Alianyang dengan berjalan kaki. Di sana, dua remaja lainnya, Dr dan Fi, telah menunggu. Di lokasi ini, Lo dan Dr kembali mengagahi NA.

NA tak kuasa melawan. Tubuhnya, lemas. Namun, penderitaan NA tak berhenti sampi di situ. Fi yang merasa belum menggagahi, membawa NA ke kebun sayur di Ambawang. Kali ini dan selanjutnya, perjalanan ditempuh dengan menggunakan motor. Di kebun sayur ini, Fi menggagahi NA bersama So, Mx, dan Rs.

Setelah itu, datanglah Ro, pemuda yang turut memerkosa NA di kebun sayur ini. Ro kemudian membawa NA ke sebuah pondok tak jauh dari kebun sayur itu. Di sana, sudah menunggu empat pemuda, yakni Br, Dr, Ms, dan Hn. Keempat pemuda itu juga mengumbar hawa nafsunya dengan mencabuli NA secara bergiliran.

Tak peduli kondisi NA, Ro kembali membawanya ke Siantan. NA dibawa ke rumah salah satu tersangka. Di sana, dua orang pemuda, yakni In, dan Rl telah menunggu. Lagi-lagi, NA dipaksa melayani pemuda-pemuda laknat ini. Seluruh malam pada Rabu itu dilalui NA dengan kelam.

NA ditelantarkan begitu saja. Beruntung, dengan keadaan yang memprihatinkan itu, NA masih bisa mengendarai motornya. Sampai di rumah, tak banyak kata terucap dari mulut NA. Dia hanya bisa menangis dengan tatapan kosong.

Keluarga pun curiga. NA dicecar untuk bercerita apa yang telah terjadi. NA pun perlahan menceritakan peristiwa pilu yang dia alami. Setelah mendengar cerita itu, keluarga NA melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tambawang pada Kamis 5 April 2012. Kemudian, kasus itu dilimpahkan ke Polresta Pontianak-karena sebagai kabupaten baru, Kubu Raya masih ikut administrasi Kota Pontianak.

Polisi yang mendapat laporan itu segera bergerak. Hingga saat ini enam orang pelaku telah ditangkap. Mirisnya, para pelaku itu masih berusia antara 15 hingga 18 tahun. "Saat ini kami sudah menangkap 6 orang. Jadi yang lain masih dalam pengejaran pihak kepolisian," kata Komisaris Puji Prayitno kepada VIVAnews, Sabtu 7 April 2012. Korban maupun pelaku sudah tidak sekolah sekolah lagi.

Puji meminta peristiwa ini menjadi pelajaran bagi orangtua lainnya. Dia mengimbau para orangtua untuk menjaga anaknya masing-masing agar tidak mengalami kejahatan serupa dengan memberi perhatian, selalu memantau dan mencari anak bila larut malam belum kembali ke rumah.

Sementara itu, salah satu pelaku pemerkosaan, Lo, telah mengakui perbuatan bejatnya itu. "Saya tidak tahu perempuan itu. Hanya taunnya dari kawan yang membawanya. Tapi, saya ikut melakukan itu, karena melihat kawan-kawan semua melakukannya," katanya.

Dr, pelaku lainnya, juga mengakui perbuatannya. Dia juga mengaku memerkosa karena diajak temannya. "Pelaku ramai. Tidak hanya yang ada di sini. Karena kawan sudah melakukannya semua, saya jadi ikut. Saya dapat giliran yang terahir," kata Dr. Sementara itu, Ha, pacar NA juga dimintai keterangan oleh polisi.

VIDEO: Artis FTV Diperkosa Sopir Taksi

Seorang Artis Film Televisi (FTV) berinisial JM mengaku dilecehkan sopir taksi di kawasan Jakarta Timur. Bersama keluarganya, dia kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi.

Dari rekaman video, artis berinisial JM, yang berusia 23 tahun itu datang melapor ke Polres Jakarta Timur sambil menutupi mukanya. Menurut HF, kakak kandung JM, pemerkosaan itu terjadi saat korban pulang dari gereja pada Minggu, 1 April 2012, sekitar pukul 20.00 WIB.

JM mengakui bahwa dirinya seperti dihipnotis. Dia  menurut saja saat diajak berputar-putar. Wanita bertubuh kurus tinggi itu kemudian dibawa menginap di rumah kos di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Di tempat itu, JM mengalami pelecehan. "Dia ditelanjangi disebuah rumah kontrakan, dalam keadaan terhipnotis," ujar kakak JM.

Semula JM tidak mengira, dia asik berbincang karena sang sopir mengaku bisa meramal. Meski terhipnotis, tapi JM masih mengingat nama sopir durjana itu. Inisialnya R, dari perusahaan Blue Bird.

Karena kejadian itu, JM lalu melapor ke Polres Jakarta Timur pada Senin 2 April 2012 sore. Proses visum telah dilakukan.

Saat di konfirmasi, pihak Blue Bird mengaku telah mengetahui laporan JM ke Polres Jakarta Timur itu. Blue Bird masih menyelidiki laporan dari salah seorang penumpang itu.

"Pertama masih memperlajari laporan dari penumpang, menurut penumpang tidak di dalam mobil atau taksi," ujar Kepala Humas Blue Bird Grup, Teguh Wijayanto.

Blue Bird, lanjutnya, perlu mengklonfirmasi sopir yang dituduh berbuat cabul itu. "Butuh konfirmasi dari kedua pihak, bila diminta untuk beri keterangan oleh polisi  kami bersedia," kata Teguh.

Lihat videonya http://video.vivanews.com/read/18405-artis-ftv-nyaris-diperkosa-sopir-taksi

Dilecehkan Sopir Taksi, Artis FTV Diperiksa

Artis film televisi (FTV), JM, melaporkan sopir taksi Blue Bird atas tuduhan pelecehan seksual terhadapnya ke polisi. Rencananya JM akan menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur petang ini. "Nanti kami akan ke Polres menjalani pemeriksaan BAP kepolisian," ujar Kakak JM, Harlan, di Jakarta, Selasa, 3 April 2012.

Dia mengatakan semestinya pemeriksaan terhadap JM akan dilakukan tadi malam, namun karena kelelahan, pemeriksaan urung dilakukan. "Semalam datang lagi ke Polres pukul 23.00. Karena lelah, adik saya belum siap menjalani pemeriksaan," katanya.

Menurut dia, JM telah melakukan visum di RS Polri untuk melengkapi laporan, namun hasilnya belum diketahui karena langsung dibawa untuk barang bukti.

Keluarga juga sudah menyiapkan kuasa hukum untuk menyeret pelaku ke meja hijau. Sekalipun ada tekanan, keluarga tetap akan menuntut. "Kami menuntut agar pelaku diganjar sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar dia.

Hingga kini Harlan tetap yakin jika pelaku pelecehan tersebut adalah sopir taksi Blue Bird berinisial R. "Dia R, sopir taksi Blue Bird dengan nomor body kendaraan DB 192," katanya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Dian Ferri, mengatakan saat ini belum ada perkembangan apapun terhadap kasus ini. "Karena korban belum menjalani BAP," kata Dian.

Dian menjelaskan laporan akan ditindaklanjuti jika pelapor sudah melampirkan hasil visum. "Yang jelas kasus ini masih dalam proses pemeriksaan," ujarnya. (hp)

© VIVAnews

Blue Bird Periksa Sopir Taksi Peleceh Artis

JM, artis film dan televisi (FTV) yang melaporkan sopir taksi Blue Bird ke Polres Jakarta Tmur, mengaku tidak hanya dilecehkan, namun juga mengalami kekerasan fisik.

"Kami masih nunggu hasil visum, tapi sekilas bila dilihat kasat mata, ada luka lebam akibat pukulan di bahu sebelah kiri," ujar Kuasa hukum JM, Aldi Napitupulu kepada VIVAnews.com, Rabu 4 April 2012.

Ia mengatakan, saat ini kliennya sedang menjalani pemeriksaan setelah kemarin sempat tertunda. "Sedang diperiksa untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan, kami tunggu saja," katanya.

Meski demikian, Andi mengatakan hingga saat ini JM belum bisa dimintai keterangan secara penuh karena masih trauma.

Keluarga JM berharap agar pelaku yang diduga sopir taksi Blue Bird berinisial R dapat segera ditangkap, dan diganjar dengan hukuman setimpal.

"Kami yakin kalau pelaku pencabulan itu adalah R, sopir taksi Blue Bird dengan nomor body kendaraan DB 192," ucap Arlan Fadilah, kakak JM.

Kepala Humas PT Blue Bird, Teguh Wijayanto, ketika dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya telah mendeteksi keberadaan taksi yang digunakan untuk membawa korban sebagaimana dituduhkan.

"Ada taksi dengan nomor body DB 192 dengan nama sopir Ramli. Taksi ini berasal dari pool Blue Bird di kawasan Hek, Kramat Jati," ujar Teguh.

Menurut dia, manajemen Blue Bird telah meminta keterangan sopir yang bersangkutan. Namun, Teguh enggan menyebutkan hasil pemeriksaan tersebut.

"Biarlah polisi yang menyelesaikan dan kami siap membantu tugas polisi. Prinsip kami adalah sebelum ada keputusan hukum tetap, kami tidak bisa vonis apakah sopir itu bersalah atau tidak," katanya.

Blue Bird juga sudah meminta yang bersangkutan untuk memberikan keterangan pada penyidik. "Dia siap memberikan keterangan pada polisi," ujar Teguh. (ren)

© VIVAnews

Hasil Visum, Pundak Artis JM Lebam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Artis JM (22) yang mengaku ditelanjangi dan dicabuli oknum sopir taksi Blue Bird, Ramli, melakukan visum di RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, untuk memastikan ada tanda luka atau bekas penyiksaan yang dialaminya.

"Kabar yang saya dapat pagi ini, hasil visum menunjukkan ada lebam di bahu kiri JM. Tapi kalau luka-lukanya nggak ada," kata kakak sepupu JM, Arlan Fadilah, Selasa (3/4/2012).

Lebih lanjut Arlan menerangkan bahwa JM menjalani visum usai membuat laporan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur pada Senin malam kemarin.

"Dengan adanya hasil ini kita akan kembali ke Polres Jakarta Timur. Karena hasil ini penting untuk bukti di kepolisian. Tapi dia (JM) tidak ikut sepertinya karena kondisinya belum memungkinkan nanti malah keterangan yang disampaikan tidak akurat," jelasnya.

Arlan menegaskan, meski adik sepupunya itu artis pendatang baru, dia membantah jika kasus ini bertujuan untuk mendompleng popularitas. Menurutnya ini kriminal murni.

"Kejadian ini nggak banget untuk popularitas, nggak perlu lah dengan cara seperti itu. Karena JM ini benar-benar jadi korban dan kalau ada yang katakan demikian kita jelas nggak terima," tandas Arlan.

Diberitakan sebelumnya, artis pemain film televisi (FTV) JM membuat laporan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur. JM datang untuk melaporkan kasus pelecehan yang dialaminya pada Minggu (1/4/2012) malam.

Usai ibadah di gereja di kawasan Taman Mini, JM hendak pergi ke rumah temannya dengan menumpang taksi. Beberapa menit di dalam taksi, JM mengaku seperti dihipnotis. Dia mengaku setengah sadar saat dibawa berputar-putar ke kawasan Condet dan Cipayung.

Tiba-tiba saja JM mengaku dibawa ke sebuah rumah kos di kawasan Cipayung. Di kamar kos itu, JM mengaku dilecehkan oleh seorang sopir yang diketahui berinisial RL. Senin pagi pukul 07.00 WIB, JM baru saja dikembalikan ke rumahnya di kawasan Taman Mini.

Pembantaian Orangutan Yang Sagangat Mengerikan

WARGA desa di pedalaman Kalimantan yang memburu dan membunuh orangutan ternyata tidak hanya warga berusia dewasa, namun juga bocah berusia 15 tahun.

Orangutan yang dibunuh terutama adalah orangutan yang dianggap masuk desa dan merusak tanaman warga.

Neil Makinuddin, Program Manager The Nature Conservancy menyatakan keterkejutannya mengenai fakta ini.

"Saya sejujurnya terkejut, karena lebih dari setengah responden yang di wawancara menyatakan pernah membunuh dan memakan orangutan," tuturnya, seperti dikutip dari Washington Post, Senin (14/11/2011).

Orangutan ini dibunuh karena dianggap mengganggu tanaman warga.

Seperti diberitakan okezone sebelumnya, 750 orangutan dibantai setiap tahunnya di Indonesia, survei ini dilakukan oleh The Nature Conservancy bersama dengan WWF dan Asosiasi Ahli Primata Indonesia serta beberapa pengamat dan 19 organisasi lainnya.

Seperti hasil survei yang dilakukan mulai dari April 2008 hingga September 2008. Survei melibatkan 6.983 orang responden dari 687 desa di tiga provinsi di Pulau Kalimantan.

Setidaknya 750 orangutan tewas dalam periode tersebut, dan penyebab tewasnya adalah karena diburu oleh manusia.
(rhs)

Tak Dilayani Istri, Bocah SMP Dicabuli

Surabaya - Keretakan rumah tangga bisa membuat orang gelap mata. Itulah yang dilakukan oleh Ahmad Hadiono (27), warga Keputran Kejambon III yang kos di Kebraon Gg II.

Ahmad merasa hubungan sama istrinya mulai tak harmonis lagi. Parahnya lagi, istrinya yang tinggal di Keputran, menolak bersenggama. Hal itu terjadi karena Ahmad tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Akibat dari persoalan itu, Ahmad tidak mencari jalan keluarnya. Dia justru nekat menyalurkan hasrat seksual pada seorang gadis tunagrahita yang sudah dikenalnya.

Dari informasi yang dihimpun, aksi bejat Ahmad dilakukan di tempat kos, hari Senin (10/10/2011) lalu. Awal pertemuan Ahmad dengan Rintih (bukan nama sebenarnya) ada di lokasi tempat kerja Ahmad di Kebraon.

Di saat pertemuan itu, Ahmad di tengah kebingungan untuk mengejar hasratnya yang tak kesampaian. Rintih yang baru pulang sekolah di SMP Luar Biasa di Kebraon dirayu oleh Ahmad dengan cara mengiming-imingi uang Rp5.000 agar mau diajak masuk ke dalam tempat kerjanya.

Karena kepolosan Rintih, yang tinggal di Jl Griya Kebraon Utama, terjebak rayuan Ahmad. Sehingga Rintih masuk ke tempat kos sekaligus tempat kerja lelaki yang dikuasai hawa nafsu tersebut.

Tindakan asusila pun tak bisa dihalangi. Tubuh ringkih Rintih tak mampu membendung amuk nafsu Ahmad. Akibatnya, Rintih syok dan Ahmad merasa puas. Usai peristiwa memalukan tersebut, Rintih tak langsung pulang, dia kembali ke sekolah.

Dengan bercucur air mata, Rintih menceritakan ke gurunya atas kepediha kejadian yang baru menimpanya. Pihak guru memanggil keluarga Rintih. Merasa tak terima, keluarga Rintih melaporkan kejadian pencabulan ini ke polisi.

Kapolsek Karang Pilang AKP Robby Rachman menjelaskan, kasus ini telah ditangani pihak kepolisian. "Setelah divisum, memang terbukti ada pencabulan. Lalu tersangka kami tangkap kemarin, di tempat tinggalnya," kata Robby.

Di hadapan penyidik, Ahmad tidak memungkiri kalau dirinya telah memperkosa Rintih. "Saya tidak punya uang untuk ke lokalisasi," kata Ahmad di Mapolsek Karang Pilang. [beritajatim.com]

Nyamar Jadi Polisi, 6 Pria Gilir Seorang Gadis ABG

Sebab mempunyai niat nonton konser “Tipex” di Lapangan Segitiga, Lubuk Pakam berujung petaka buat Ade Zita Miranda (21), dan kekasihnya Andre. Sejoli ini diculik enam pria yang mengaku polisi. Bahkan, Ade sempat digilir dua penculik di kebun sawit di daerah Dolok Masihul.

Kisah pilu yang dialami cewek manis yang menetap di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa itu membuatnya kini merana. Akibat kekerasan seksual yang dialaminya, cewek berkulit bersih itu trauma berat.

Kisah memilukan itu bermula Sabtu (24/3) malam, sekira pukul 22.00 Wib, Ade diperkosa dua orang pria berambut cepak yang mengaku polisi. Tak hanya itu, 4 pelaku lainya yang juga semuanya berambut cepak, turut merampas sepeda motor Mio BK 5162 MAC milik Andre (25), warga Dusun I, Desa Dagang Kerawang, Kecamatan Tanjung Morawa.

Seperti pemgakuan Ade dan Andre saat buat pengaduan ke SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polres Deliserdang, peristiwa itu berawal sekira pukul 20.00 Wib, Andre sengaja mengajak Ade untuk menyaksikan konser “Band Tipex” di Lapangan Segitiga Lubukpakam.

Namun teryata Andre salah membaca jadwal, soalnya konser baru digelar tadi malam. Gagal nonton konser Tipex, Andre pun mengajak kesihnya mutar-mutar di seputaran Stadion Bahoeruddin Lubukpakam untuk membunuh malam. Singkat cerita sejoli ini akhirnya dapat tempat untuk mojok berdua masih di seputaran stadion. Saat mereka asyik bercengkrama, tiba-tiba sebuah mobil Avanza silver berhenti pas di hadapan mereka. Begitu mobil berhenti, tiba-tiba empat pria turun.

Mereka mengaku polisi yang sedang melakukan razia, selanjutnya meminta KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan STNK sepedamotornya. Selanjutnya, Andre dan kekasihnya dipaksa masuk mobil. Menurut mereka, pasangan ini mau diboyong ke Polres Deliserdang. Dua pelaku kembali ke mobil, dua lagi langsung membawa sepeda motor Andre.

Begitu di dalam mobil, Andre dan Ade melihat ada empat pria lain disana. Begitu mobil melaju, 3 orang pelaku itu lantas menyekap Andre dan Ade. Tangan sejoli itu diikat ke belakang. Bahkan, mulut keduanya dilakban. Melakukan itu mereka cepat sekali dalam posisi mobil terus melaju. Andre dan Ade pun yang berada di bangku bagian tengah tak bisa berkutik.

Janji mau dibawa ke Polres Deliserdang ternyata hanya bual belaka, soalnya mobil Avanza melaju dan mutar-mutar ke arah Galang, mobil terus melaju hingga sampai ke seputaran perkebunan sawit di Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Di lokasi perkebunan sawit yang sepi dan gelap itulah mobil berhenti. Selanjutnya, Andre dan Ade dikeluarkan dari mobil. Saat itu pelaku sempat memukul kepala Andri dengan gagang senjata api hingga mengalami pendarahan.

Begitu juga Ade mereka keluarkan dari mobil. Keempat pria yang mengaku anggota polisi itu langsung merobek pakaian Ade pakai pisau sangkur. Sobekan sangkur membuat cewek malang itu bugil. Selanjutnya, bergantian 2 orang pelaku memperkosa gadis malang itu di areal perkebunan sawit itu. Sementara yang dua lagi memegangi Andre.

Andre yang masih dalam posisi diikat tangan dan mulutnya dilakban tak biasa berbuat apa-apa ketika orang yang paling dicintainya diperdaya bandit yang mengaku polisi itu. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku meninggalkan begitu saja Andre dan Ade yang masih dalam keadaan bugil, Pasangan naat ini akhirnya diselamatkan warga sekitar yang tengah melintas di areal perkebunan sawit itu.

Saat menolong keduanya, warga juga sempat melihat satu buah sarung pisau sangkur milik pelaku yang tertinggal di areal perkebunan sawit itu. Warga selanjutnya membantu pasangan ini melaporkan peristiwa itu ke Polsek Dolok Masihul.

Minggu (25/3) pagi, keduanya disarankan membuat laporan ke Mapolres Deli Serdang. Dengan membawa barang bukti berupa sebuah sarung sangkur milik seorang tersangka, kemudian Ade divisum di RSUD Deli Serdan, Lubuk Pakam. Terpisah, Kasat Reskrim AKP Anggoro Wicaksono SiK menyatakan kalau pihaknya kini tengah mengadakan penyelidikan terkait pengaduan korban perkosaan itu
 

Sponsor

Sponsor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Romes Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger